Home » Experiential

Media Ruang Luar untuk Iklan

17 March 2006 18,558 views 33 komentar

Saat semakin clutter-nya media iklan, kebutuhan produk untuk tampil tidak lagi cukup hanya sekedar beriklan di televisi, radio, atau koran. Banyaknya iklan yang diputar di setiap acara ber-rating tinggi malah membuat iklan tersebut tidak mau dilihat penonton. Dengan gampang, penonton tinggal berganti saluran, menunggu beberapa saat, lalu menekan kembali saluran sebelumnya berharap iklan sudah berlalu. Brand akan membuang biaya placement yang percuma saat iklannya tampil di tengah-tengah deretan iklan, tanpa ada yang menyaksikannya.

Tentunya, akan lebih baik bila budget tersebut dimanfaatkan untuk upaya-upaya lain yang lebih strategis untuk membangun brand. Beberapa cara dilakukan dengan mencoba memanfaatkan media ruang luar dengan cara seunik mungkin sehingga setiap orang yang melewatinya bisa tersenyum, tertawa, dan ingat akan pesan iklan tersebut.

Saat mendengar tentang media ruang luar, yang terpikir pertama kali di benak kita pasti billboard. Tapi, semakin banyaknya billboard dan penempatannya yang tidak teratur juga malah membuat pandangan menjadi tidak enak. Padahal media ruang luar tidak sesempit itu. Apapun yang kita lihat di sekitar kita, dipandu oleh kreativitas kita dalam mengolahnya, pasti bisa menjadi media iklan.

Pernahkah Anda membayangkan halte bus yang didesain sedemikian rupa sehingga bisa mengundang senyum orang di halte tersebut? Dengan tidak menghilangkan aspek fungsionalnya, elemen-elemen halte bisa didesain untuk menampilkan pesan kampanye brand tertentu. Beberapa contoh berikut bisa menjadi contohnya.

Halte Bus

Bahkan sebuah tempat sampah pun bisa divisualkan menjadi sesuatu yang menarik. Seperti yang pernah dilakukan oleh Nike, dengan menaruh papan basket di belakang setiap tempat sampah.

Tempat Sampah

Lalu benda-benda apa lagi yang bisa kita coba? Tiang listrik? Gardu listrik? Trotoar? Dinding bangunan? Pagar? Apapun bisa diolah, tentunya harus tetap dilandasi konsep yang kuat, agar pesan brand pun bisa tetap tersampaikan. Tinggal satu permasalahan teknis lagi. Kalau di Indonesia, apapun yang terkait dengan perizinan media ruang luar, pasti harus berurusan dengan Dinas Pertamanan. Mudah-mudahan saja tidak jadi masalah…

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

33 komentar »

  • kere kemplu :

    terobosan kreatif. itu yang kita perlukan. oh ya, sama birokrasi yang tidak korup. πŸ™‚

  • ocha :

    Ambient media lbh kreatif n efektif,iklan TV kyanya orang udah pada bosen tuch!!tp kyanya masalah perizinan untuk menggunakan fasilitas umum masih diragukan apa boleh atau tidak ya?!

  • wim :

    Memang clutter sudah, cukup banyak, namun lebih sangat baik jika clutter tersebut berada di TV Atau majalah dari pada luar ruang, karena akan menyebabkan polusi visual. jadi yang harus dilakukan adalah memilih ambient media yang sifatnya indah, nyaman, tidak bikin pusing pemandangan kota.

    thankx

  • liza :

    billboard emang penting tapi please jangan ampe mengganggu estetika lanskap kota… btw ada yang punya bacaan tentang billboard ga? mau donk, aku sekarang sedang meneliti tentang billboard (papan reklame) makasiH…;)

  • syawa :

    sekarang iklan udah banyak yg kreatif coz banyak generasi iklan baru yang masih “FRESH”, jadi bwt biro2 iklan,mohon para kreator yg sudah “usang” dijadikan pembicara aja disetiap seminar iklan,biarkan yang muda(seperti ky gw)yang berkreasi…he..

  • Media-Ide » Softener SoKlin Terbaru? :

    […] Sejak hari sabtu kemarin, kalau Anda melewati jalan S. Parman dan Gatot Subroto, Anda akan mendapati banyak “buah” bergantungan di pohon-pohon tepi jalan. “Buah” ini berupa poster Softener SoKlin yang dipotong menyerupai bentukbuah. Digantungnya cukup tinggi, sehingga tangan-tangan jahil pejalan kaki tidak bisa meraihnya (kecuali kalau mereka mau memanjat pohon). Penerapan ambient advertising seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya di Indonesia, dan merupakan cara yang menarik perhatian pejalan kaki dan pengemudi kendaran bermotor. Apakah yang digantung ini produk Softener SoKlin terbaru? Lalu mengapa digantung di pohon? Apakah karena aroma yang ditinggalkan pembersih ini adalah aroma alam? Ada yang bisa memberikan pencerahan? […]

  • Glady :

    Asa info tentang billboard A mild? ato website mana yg bisa mendukung untuk penelitian billboard, dimana dikatakan bahwa billboard mempunyai suatu kepentingan untuk diteliti juga. thx : glady_oei@yahoo.com

  • galuh :

    ambient….yg pastinya lbh menarik bwat diliat
    dan yg pasti lbh kreative, jd kesalurkan ide2 org iklan yg pd gila itu????
    cm……….sayangnya org indonesia kurank sadar diri akan tangan2 jailnya…….benda sekreative apapun pasti ga luput dr corat-coret atao apapun yg sifatnya ngrusak…..makanya hrs ada UUyg bener dunks biar org ind ga bnyk yg jail

  • Andre :

    saya mohon kepada rekan-rekan untuk membantu saya dengan memberi informasi mengenai billboard, khususnya bagaimana cara mengukur efektif atau tidaknya sebuah iklan media luar ruang, dan menggunakan indikator apa saja jika kita akan mengukurnya.terima kasih

  • Andre :

    saya mohon sekali lagi kepada rekan-rekan untuk membantu saya dengan memberi informasi mengenai billboard, khususnya bagaimana cara mengukur efektif atau tidaknya sebuah iklan media luar ruang, dan dengan menggunakan indikator apa saja jika kita akan mengukurnya. terima kasih.jika ada yang mau membantu bisa mengirim ke alamat email : dre_thea2000@yahoo.com

  • velia :

    sy lg skripsi ttg iklan a mild. ada yg punya gambar iklan “jalan pintas dianggap pantas”, sy butuh bgt nih..tolongin yak…tq bgt….
    veliafebrianti@hotmail.com

  • RARA :

    ngmg2 ttg iklan..aq jg BT bgt klo’ lht iklan di TV yg menrt aq g onmtg bgt bwt di lht, cz uda maks bgt n durasiny pjg bgt..aq lh sng dg iklan2 yg tdk sll mengandalkan TV sbg slh satu media untuk m’infrmskan produknya,menurutq..udh g jamannya!!mending skg para perusahaan yg pgn mengeluarkan produknya dg media baru untuk iklan..mis : aq pernah lht iklan da ri slh stu provider komunikasi dg mengggunakan tiang listrik dipinggir jlan sbg media..dg cr tiang listrik tsb di cat(painting)dg warna icon dari provider tsb.

  • aniex :

    ada g y pengaruh yg sgt siknifikan pd minat membeli ulang konsumen????
    trus klo dbandingin ma iklan yg pake media tv n cetak gmn?
    coz msh da hub’a tuw bahan ma skripsi q…

  • edo :

    kenapa adv kita nga berkembang, mungkin klien lebih suka dengan ide yang lebih tradisional, takut kalo konsumennya nga ngerti, jadi mereka masih banyak terfokus dengan siapa selebriti yang akan menjadi ikonnya…

  • Riza fadli :

    Ambient media sebuah media yang cukup creative, unik & bisa memberikan stoping power yang kuat bagi orang untuk melihatnya, tapi hal ini bisa berlaku jika ambient itu masih tertata dengan baik & tidak saling bertumpuk atau penuh beraneka ragam brand pada suatu wilayah.
    pengalaman di billboard saat masih jarang, Byk orang seneng melihatnya tetapi ketika media ruang sudah bertumpuk satu sama lain orang cenderung malas memperhatikannya sehingga hanya billboard yang besar saja yang paling diingat.( biasanya untuk nunjukin arah jalan )
    saya setuju kalo UU nya di buat dulu dengan baik dari sisi penempatan, biaya maupun pemeliharaan nya….
    kalo gini kayanya anak kreatif lebih tertantang deh….

  • Trimitra :

    Ide-ide ini bukan tidak ada, ujung-ujung nya budget client yang gak masuk. Mereka lebih milih sederhana murah tapi tersebar di banyak lokasi daripada yang keren mahal cuma dapet berapa biji.

    Tau ndiri kan ngurus perijinan kayak apa di Dinas Tata Kota, Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Pertamanan, dll.. Matre nya minta ampun, mau urus dikit to banyak pungli nya gak jauh beda..

    Penumpukan reklame-reklame juga karena dinas-dinas ini punya target pendapatan sendiri untuk nyetor PAD. Gak peduli lagi mereka dengan pengaturan tata letak ruang reklame, mau jalur hijau/merah/hitam gak jadi masalah, ada duit ijin keluar.

    Pokoknya pusing deh Indonesia, punya ide kreatif kalo gk disokong network dan modal yang kuat gak bakalan bisa terealisasi.

    Pengalaman kami cuma perusahaan dr industri rokok yang mampu, berani dan konsisten menyiapkan budget untuk branding2 yang spektakuler.

    Ya pokoknya begitu lah..

    Btw, ingin branding di area jalan tol dalam kota Jakarta?
    Hubungi Trimitra Media Advertising, pengelola reklame dan informasi tol ruas Cawang – Tanjung Priok – Pluit.

  • Ammar Satria :

    komen untuk Galuh, bukan UU nya yg paling penting mental masy.Indonesia,..

  • bask :

    komen untuk Ammar Satria, MUFAKAT!!!

  • marvin :

    Helloooo…
    Namaku Marvin, Aku kerja di advertising agency Grey di Amsterdam as an art director..
    Dari kecil aku pengen punya poster djarum super yang ada orang2 indonesia nya lagi naik jeep di bromo…
    Does anyone know how i can get those?..I think they’re brilliant! Menurut aku itu “marlboro Cowboy” nya versi indonesia..Ada yang bisa bantu aku ngga?

  • trymbell :

    Saya Mahasiswa yang sedang meneliti + Skripsi tentang ambient advertising pada sebuah iklan yang ada di Yogyakarta…saya minta bantuan untuk referensi yang lebih specifik tentang Ambient Advertising….saya mohon bantuannya…Simbah Nuwon alias matur Thank you… πŸ™‚

  • incrazible :

    alloww!! saya mahasiswa petra yang sedang meneliti ambient advertising yang ada di surabaya, masalahnya dah saya ubek2 macem2 website tetep ngga dapet data. plz someone help me, kalo nemu website toeloeng dikirim ke imel saya di incrazible@yahoo.com. thx!!

  • afif :

    saya setuju bgt ma komentar2 pungli perijinan reklame………sekedar info pd masa orba jauh lebih irit biaya punglinya dbanding sekarang jika dl peruntukannya untuk segelintir orang sekarang dibagi banyak orang, biar risikonya dtanggung bersama kali ya……..

  • rekarupa :

    berawal dari kehidupan di kampus seni dengan ketatnya persaingan ide maka dalam setiap activitas di luar mata kuliah kami mencoba menerabkan beberapa ide yang pada watu itu di anggap tidak lazim dari kegiatan2 dan reverensi yang kami cari maka pada 2004 lalu kami mengaplikasikan ide tersebut pada kampanye salah satu brand rokok di jogja bersyukur acara tersebut sukses dan memuaskan phak manajemen rokok tersebut. mulai dari itulah hingga sekarang kami menjadikan kesenian sebagai media alternatif yang dapat mendukung kampanye promosi produk atau embient media. klik rekarupa

  • chris :

    iklannn ya perlu…..
    penting
    tapi….
    sekarang ini iklan luar ruang malah menjadi sampah visual…. gak ada nilai estetik&etikanya…..
    karena begitu mudah birokrasinya….

  • iqbal :

    iklan luar ruang yang mana bro ???
    klo masih konvensional n ngaco bikinya layaklah jadi “sampah”
    tp klo dipikir n dipertimbangkan secara cerdas, strategis n tepat sasaran maka iklan-iklan itu akan jadi oleh-oleh, ilmu, hiburan, loyalitas yang asik

  • ADI bamboenk :

    iklan ini sangat efektif, dan jujur saja aku sangat berharap dengan iklan ini nantinya akan memberi warna baru dalam periklanan. dan kita harus bisa mengembangkannya dengan lebih baik.

  • Bunniez :

    Aq hobby bgt tuch ngeliat iklan luar ruang, org awam bgt sebenere, smp ter-amaze2 ngeliatnya, skrg smp ngiler ngambil jur. Adv nechhh… Pokokeee, kreatifitas itu ngk boleh mati krn apapun N akan slalu nemu jln bhkn di celah yg terkecil pun….SmanGGGatttt!!!!!

  • andi :

    mas ada pertanyaan yang ingin saya ajukan. “Bagaimana suatu creative media bisa mempengaruhi positioning suatu brand (produk) ??? kalau memang demikian tentunya tidak sembarang media bisa menjadi media iklan walaupun konsep dasarnya kuat.” bisa tolong beri penjelasan.
    thanks mas ya.

  • tanty :

    inget gak sih di depan plaza senayan sempet ada ambient ad, iklannya oreo wafer klo gak salah..mnurut gw tuh keren bgt..

    ambient ad menurut gw jg jelas lebih memiarkan ide2 gila berkembang,,mungkin ambient ad di indonesia perlu di kembangin..lagian di sisi lain liat ambient ad tuh hiburan jg soalnya ide nya kan suka lucu2..

  • bam :

    ada yg tau ga biro iklan mana yg mmproduksi iklan ambient d daerah bandung .
    tolong kasi tau , saya lagi ngerjain tugas ..
    trimakasi

  • tata :

    teman2 skalian… ada yg tw info seputar iklan ambient di surabaya ga? antara bulan2 ini deh (maret 2009)… klo ada yg tw, pliss ksh tw tempatnya ya… aq lg skripsi nih, & lg ksulitan bgt nyari iklan ambient di sby..
    thx bgt… smoga amal ibadah kalian dibalas ama Tuhan….

  • Mochammad Reza :

    saya lagi ada tugas kuliah nih buat design media luar ruang,…
    lagi research eh nemu nih website…
    hehe…
    ok..ok..buat refrensi…

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge