Home » Online Living

Sepinya Dunia Maya di Akhir Tahun 2006

29 December 2006 3,437 views 4 komentar

Menjelang akhir tahun, kita sekali lagi mendapat bencana (kayaknya rutin ya?). Kali ini, bencananya memang bukan bencana fisik seperti tsunami yang menimpa Aceh, melainkan bencana yang menimpa dunia informasi. Sejak putusnya serat optik di pedalaman laut dekat Taiwan, akses internet menjadi melambat, bahkan putus.

Sebagai pengguna, ternyata kita benar-benar tergantung dengan akses internet internasional. Setiap hari kita menggunakan instant messanger, seperti Yahoo!, GoogleTalk, atau MSN. Sejak bencana itu, akses ke server Yahoo, dan semua server website yang ada di negeri Paman Sam sana terputus. Mayoritas dari kita banyak menggunakan e-mail Yahoo dan Gmail, karena godaan kapasitasnya yang besar. Pasti banyak yang menyimpan datanya di sana. Sekarang, seluruh data itu tidak bisa kita akses dari Indonesia.

Sekian ratus mailing list Indonesia disimpan di Yahoogroups dan Googlegroups. Seluruh mailing list ini susah untuk diakses. Biasanya kita menerima e-mail hingga ratusan setiap harinya, sekarang bisa menerima 10 e-mail saja sudah beruntung. Sepertinya beberapa port e-mail ke luar negeri pun ditutup, mungkin untuk mengurangi bandwidth ke luar negeri.

Sebagai pengelola website, sudah pasti banyak developer yang juga kebingungan. Kebanyakan website kita pun di-host di luar negeri. Selain murah, umumnya disebabkan karena website tersebut jadi mudah diakses dari negeri manapun. Meski website tersebut masih online, tapi kita kebingungan untuk meng-update-nya, karena kita sekarang tidak bisa mengaksesnya.

Untuk meng-update blog ini pun juga dibutuhkan perjuangan, mengingat blog ini pun di-host di negeri Paman Sam sana. Kalau sekarang bisa posting, ini berarti sudah melalui perjuangan yang panjang.

Rasanya jadi kembali seperti satu dekade yang lalu. Jangan-jangan, 2 hari lagi ini kita bukan memasuki tahun 2007, tapi tahun 1997!

Selamat tahun baru semuanya!

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

4 komentar »

  • aRdho :

    tetap sabar! πŸ˜‰

  • Anang :

    di tempat saya aman2 saja bung..

  • Fernando :

    kenapa gak hosting di indo aja mas pitra? berdayakan benwit lokal, secara benwit internasional itu mahal. lagipula tulisan2 mas pitra kebanyakan pake bahasa indonesia kan? atau jangan2 ada bilingual ya? πŸ˜€ o iya utk IM bisa pake voip rakyat communicator lho, benwit nasional, lebarrrr… πŸ˜€

  • Pitra :

    Update: internet mulai menyala normal sejak sabtu malam. Mudah-mudahan jalan lancar terus.

    Kenapa paka hosting di luar? Hehe.. soalnya, hosting ini kan bareng dengan hosting website2 yg dikelola kantor.. Yang semuanya memang di luar. Jadi namanya nebeng, ya ngikut aja apa yang ada.

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge