Home » Experiential

Game Aktivasi dari Kraft

4 July 2008 7,649 views 3 komentar

(Sumbangan artikel dari Bullitt Sesariza, punggawa A-Box)

Kalau dulu keinginan mengunakan video game sebagai alat promosi yang handal layaknya TVC atau bilboard masih merupakan wacana, kini hal tersebut sudah masanya menjadi kenyataan.

Contohnya di hari Sabtu dan Minggu kemarin, kalau kita berbelanja di Supermarket besar seperti Giant, Hypermart, atau Carrefour, maka kita akan bisa melihat aktivasi yang diadakan oleh Kraft untuk produk biskuitnya: Biskuat dan Oreo.

Game Gokart Oreo di Hypermart Puri Indah Game Gokart Biskuat di Hypermart Metropolis

Aktivasi ini berupa permainan video game racing gokart, yang bisa dimainkan gratis kalau pengunjung berbelanja produk Biskuat atau Oreo sebesar 20 ribu rupiah.

Yang unik dari game ini adalah permainannya yang multiplayer, sehingga bisa dimainkan bersama oleh kakak dengan adiknya, atau orangtua dengan anaknya. Mereka lalu bertanding balapan untuk mencapai finish lebih dulu. Sebenarnya game ini bisa dimainkan pula sendiri, namun efek serunya akan jauh lebih terasa bila dimainkan bersama.

Event ini mampu dengan mudah menarik crowd, terutama anak-anak yang sekedar ingin melihat, atau mencobanya. Kemudian tinggal orang tua yang memutuskan apakah mereka akan membeli produknya atau tidak.

Multiplayer memang lebih seru! Multiplayer memang lebih seru!

Mungkin bisa menjadi catatan bahwa game memang belakangan ini kerap menjadi alat promosi, meski biasanya hanya bersifat insidentil saat pameran besar seperti Jakarta Fair. Dengan event aktivasi seperti yang Kraft lakukan ini, game dimainkan secara lebih reguler, di setiap weekend selama beberapa beberapa minggu dan di dalam sebuah pusat perbelanjaan. Maka bisa terlihat bahwa penggunaan video game menjadi sesuatu yang umum, tanpa perlu menunggu momen khusus lagi.

Artikel lalu yang relevan:

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

3 komentar »

  • F :

    wow. idenya bagus juga.

    kira – kira biaya marketing seperti itu berapa y?

  • Rama - Think.Web :

    Hahaha ini gue merasakannya sendiri. Anak gue minta-minta untuk bisa main. Pas udah main nggak mau diajak udahan.
    Dari sisi brand awareness cukup baik karena logo dari brand menjadi bagian dari game.
    Dari sisi Lead-to-sales sangat baik karena kalo mau main harus beli dulu. Dan boleh main sepuasnya, tapi ya mau berapa lama mau di Carefour, lebih2 kalo di antri orang.

  • Faisal Rivai :

    Saya sadar betul dengan kegiatan ini omset akan meningkat apalagi dengan penawaran pembelian 20Rb,Kenapa hanya dikota2 besar saja yang diadakan event tersebut. contoh dikota semarang pernah ada event seperti itu(Biskuat Slay Krim) Dan berjalan dengan baik dan Target pun tercapai.Kenapa sekarang sudah tak ada lagi padahal minat pembeli kota semarang sangat tinggi apalagi dengan bergabungnya biskuat dengan kraft. yang rata2 pembeli semarang lebih dominan dengan product yang mengandung gizi seperti biskuat.
    Untuk Saran saja pulau jawa ada 3 propinsi kenapa tidak dibagi saja di tiga tempat tersebut bukan hanya di ibukota saja. Thank

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge