Home » Creative Works

Kemasan Sebagai Bagian dari Branding

29 July 2009 14,323 views 14 komentar

Yang pernah belajar dasar-dasar pemasaran, pasti sudah kenal pakem-nya Philip Kotler tentang unsur 4P dari pemasaran: product, price, packaging, dan promotion. Packaging (kemasan) ikut menentukan pula keberhasilan suatu produk. Suatu produk yang enak, harganya murah, dan mudah ditemukan di berbagai pelosok daerah tidak akan berhasil kalau ia tidak diikuti oleh kemasan yang menjual. Menjual ini dalam artian desain kemasan sesuai dengan selera target pasarnya ya. Jadi, belum tentu kemasan berdesain norak tidak bisa laku, dan belum tentu juga desain kemasan yang kita anggap cool bergaya pop art bisa membuat produknya laku di desa-desa di pedalaman.

Makanya jangan heran kalau kita sering melihat desain produk makanan untuk anak-anak itu penuh dengan warna-warni, diberi spotlight di beberapa bagian, dilengkapi dengan tipografi yang “teriak.” Karena memang kenyataannya, desain-desain seperti itulah yang memang menarik untuk anak-anak. Berbeda lagi bila kita melihat desain kemasan untuk sabun, cologne, pasta gigi, yang ditujukan untuk fungsi dan target yang berbeda pula. Bahkan saat brand Rexona mengeluarkan produk untuk target pria, desain kemasannya pun berubah jauh dari desain-desain sebelumnya yang lebih ditujukan untuk target perempuan.

Desain kemasan ikut menguatkan branding sebuah produk. Meski desain kemasan selalu berevolusi mengikuti zaman, namun ada hal-hal yang bersifat tetap, yakni kecirikhasan desainnya. Kalau pun akhirnya berubah, perubahan itu tidak dalam sekejab, tapi melalui proses bertahap. Desain yang mempertahankan kecirikhasan ini yang membuat branding-nya tetap kuat. Saat pembeli berbelanja di pasar swalayan, mencari produk yang ternyata baru berganti desain kemasan, si pembeli tidak lalu merasa ragu. Ia tetap yakin kalau yang ia beli adalah produk yang sama seperti biasa ia beli sebelumnya.

Kemasan produk yang terdistribusi global pun serupa. Meski desain di setiap negara berbeda, namun ada karakter yang membuat kita langsung tahu kalau itu adalah produk yang sama. Yang paling mudah, kita bisa lihat desain kemasan Pepsi dan Coca-Cola. Pepsi bisa kita lihat dari logo merah-putih-biru bundarnya, sementara Coca-Cola bisa kita lihat dari desain logotype-nya. Bahkan untuk di Indonesia sekalipun, variasi desainnya beragam. Brand seperti Coca-Cola Indonesia beberapa kali mengeluarkan desain kemasan khusus bertema natal dan lebaran. Sesuatu yang malah menjadi bahan koleksi para Coca-Cola mania.

Bahasan tentang kemasan bisa sangat luas. Dua hari lagi akan diadakan perhelatan FGDexpo2009 tepatnya diselenggarakan pada tanggal 30 Juli – 2 Agustus 2009 di JCC Senayan. Salah satu tema yang diangkat adalah industri packaging (kemasan), dimana akan hadir banyak pemain industri lokal bereksibisi di sini. Tempat yang tepat untuk kita belajar lebih jauh ke para pakarnya langsung.

Sebelumnya, tanggal 9 Juni 2009 kemarin, beberapa pelaku industri kemasan telah mengadakan seminar dan workshop yang dihadiri oleh lebih dari 70 peserta. Setelah workshop kemarin ini, mereka diminta untuk membentuk kelompok beranggotakan masing-masing 3 orang dan berkompetisi kreatif mendesain kemasan yang menarik dan tentu menjual. Setiap karya peserta ini nantinya akan dipamerkan pula di FGDexpo2009. Suatu ajang kompetisi kreatif yang rasanya menarik untuk kita lihat bersama.

Untuk yang belum tahu tentang apa itu FGDexpo2009, silakan saja kunjungi situsnya atau Facebook Page-nya. Atau ingin tahu hal menarik lainnya, silakan kunjungi laman ini, ini, ini, dan ini.

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

14 komentar »

  • Adham Somantrie :

    sapa seperti memilih wanita, walaupun yang penting adalah isinya, namun kemasan juga tidak dapat diabaikan…

  • muntaha :

    wah botol koka kola jadul kok kayak botol yang dipakai ibu2 penjual jamu gendong ya..

  • Ben :

    beberapa merek rokok juga sering mengeluarkan kemasan desain khusus.

  • dita.gigi :

    mamah ku punya loh mold botol coca cola… 😆

  • arham blogpreneur :

    ikut hadir lah besok 😀

  • Lex dePraxis :

    Kemasan botol cola yang plastik paling bagus and enak dipegang. Sayang tidak dilanjutkan ke botol yang kaca. Mungkin mahal ongkos produksinya.

  • andry :

    Medium tidak selalu mempengaruhi message.

    Kalau susah, ingat saja bahwa branding itu sebagaimana layaknya bra: yang penting konten-nya!

  • Kaos Sablon :

    aaarrgghhh nyesel ga sempet dtg k FGD.. selain mau tau lbh byk ttg kemasan pdhl mau liat kang Pitra jd model catwalk wkt itu. He2. Syg byk krjaan jd gbs dtg. Ditunggu taun dpn.

  • ren ren :

    4 P atau sering disebut the marketing mix 4 p’s.
    seharusnya adalah kombinasi dari product, price, place (distribution), and promotion.
    maaf hanya ingin mengoreksi saja

  • Haris_DokterBisnis.N :

    Woh, nice artikel mas…ijin untuk saya track back ya…soale cocok dengan tema yang saya bikin….sekalian kenalan…haris, jogja…

  • Alasan Mengapa Desain Kemasan Sebuah Produk Harus Menjual « alhijaz :

    […] desain kemasan produk yang menjual itu penting sekali. Desain kemasan produk itu berhubungan dengan branding produk anda. Logikanya seperti ini. Sebuah produk apalagi produk baru, harus bisa menarik hati para […]

  • Alasan Mengapa Desain Kemasan Sebuah Produk Harus Menjual | halimi cirebon :

    […] desain kemasan produk yang menjual itu penting sekali. Desain kemasan produk itu berhubungan dengan branding produk anda. Logikanya seperti ini. Sebuah produk apalagi produk baru, harus bisa menarik hati para […]

  • AA Packaging :

    Nice article pak, dan fungsi 4P dari pemasaran: product, price, packaging, dan promotion (versi kita sebagai pemerhati packaging dan bukan versi philips kotler) juga dibenarkan, semoga UKM Indonesia bisa berjaya.

    salam,
    aa.packaging

  • Desain Kemasan Sebuah Produk Harus Menjual - Entrepreneur University Balikpapan :

    […] desain kemasan produk yang menjual itu penting sekali. Desain kemasan produk itu berhubungan dengan branding produk anda. Logikanya seperti ini. Sebuah produk apalagi produk baru, harus bisa menarik hati para […]

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge