Home » Online Branding

Berjualan di Ranah Daring

21 August 2009 7,028 views 13 komentar

Sekarang sepertinya semakin banyak ya yang berjualan dengan memanfaatkan internet. Meski bisa dikatakan “berjualan” di sini adalah memajang produk dan layanannya di sebuah situs, namun transaksi masih dilakukan dengan cara tradisional (transfer rekening atau cash on delivery). Terkadang bahkan, penjual tidak punya situsnya sendiri, dan memanfaatkan kedahsyatan Forum Jual beli di Kaskus, kemudahan menampilkan gambar dan tulisan di Multiply, atau kalau lebih niat memanfaatkan aplikasi shopping cart yang sudah ada dan ditaruh di domain-nya sendiri.

Di Indonesia mungkin sama sekali tidak ada penjual lokal yang memanfaatkan PayPal sebagai mediator transaksi likal, meski kenyataanya banyak konsumen Indonesia yang sudah terbiasa menggunakannya untuk transaksi ke luar negeri. Pertama, karena konversi rupiah ke dolar PayPal yang cenderung merugikan (karena lebih tinggi daripada kurs standar). Kedua, sepertinya agak overkill dalam urusan transfer. Aneh kan kalau pembayaran harus dari dalam negeri, lewat ke luar negeri, lalu balik lagi ke dalam negeri? Ketiga, resiko lebih besar bagi penjual. Kenapa? Baca saja artikel NavinoT tentang ini.

Meski belum sempurna, Bhinneka.com sepertinya sudah menjajaki ke arah sana dengan memanfaatkan Klik BCA dan NSIAPay. Sebelumnya, kalau yang pernah bertransaksi di toko daringnya, skema pembayarannya standar, yakni transfer rekening dan konfirmasi, pembayaran di tempat dengan cash atau Debit BCA saat barang sudah diantar (cash on delivery – COD), atau dengan cicilan kartu kredit (bekerja sama dengan pihak ketiga: CitiBank, Sumber Kredit, Adina dan AEON). Pembayaran COD dan kartu kredit hanya berlaku untuk kawasan Jakarta saja.

Pola yang dilakukan Bhinneka.com dengan NSIAPay tidak berbeda dengan saat kita bertransaksi dengan PayPal. NSIApay.com (katanya) saat ini yang paling teraman di Indonesia. Silakan dicoba, nanti kabari ke sini ya bagaimana proses transaksi yang terjadi? Hehe, amankah?

Nah, yang baru adalah kerja sama antara Bhinneka.com dengan Klik BCA. Pembeli tinggal memasukkan user id Klik BCA, selanjutnya Bhinneka.com akan memberikan kode belanja. Selanjutnya pembeli harus bertransaksi langsung di situs Klik BCA, memilih menu “Pembayaran E-Commerce” dan Bhinneka.com, untuk selanjutnya memasukkan kode belanja dan mentransfer uang yang harus dibayarkan. Setelah selesai Klik BCA akan mengirimkan email konfirmasi kepada Bhinneka.com.

Kalau dilihat dari prosesnya memang masih ada proses pengecekan manual oleh pihak Bhinneka.com untuk setiap transaksinya. Memang belum secanggih yang dilakukan PayPal, tapi setidaknya prosesnya sudah menuju ke sana. Pilihan pembayaran pun semakin banyak, sehingga memudahkan konsumen untuk memilih yang terbaik dan teraman bagi dirinya.

Siapa yang pernah belanja produk di Bhinneka.com? Layanan pembayaran apa yang pernah Anda pakai hingga saat ini? Cerita-cerita donk…

Oh ya, Kontes E-Narcism akan berakhir hari Minggu besok jam 24:00. Segerakan kirimkan cerita tentang kenarsisan teman kalian ya! Lumayan loh, 6 iPod dan 24 t-shirt menunggu untuk kalian!

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

13 komentar »

  • Yahya Kurniawan :

    Saya pernah belanja di Bhinneka, waktu itu beli USB Flash kalo ndak salah. Bayarnya pake transfer bank 😀
    Buat saya, transfer bank masih yang paling aman saat ini.

  • Obi-Wan :

    Saya pernah beli router. Tapi lupa bayarnya lewat mana. Baek2 aja routernya. 😀

  • dita.gigi :

    belom p[ernah beli di bhineka,,, tapi kalo beli biginian biasanya masih pake transfer bank… rasanya lebih nyaman…

    *kalo banyak typo moon dimaapkeun*

  • arham blogpreneur :

    karena deket sama toko nya, jadi lebih pilih beli langsung ajah… oia Pit, kok ini seperti adv. artikel yah 😀 …

  • Yodhia @ Blog Strategi + Manajemen :

    Saya pengguna jasa Paypal sebagai seller. Emang enak banget, namun fee-nya lumayan juga.

    Untuk bisnis online lokal, saya tetap merasa oke dengan transfer via ATM.

  • Je :

    jadi pingin nyobain transaksi neh. hehehehe. thnx for the info.

  • Lala :

    Cobain ajah ke dinomarket.com
    disini ada free sms.

    http://www.dinomarket.com

  • Kuromitsu :

    belum pernah belanja di bhinneka… e soalnya kantor saya deket sama toko2 elektronik & komputer M2 😀

    dan kalo belanja saya mau ndak mau cuman bisa mengandalkan tunai; cash & carry… lha wong pas dulu ‘ngelamar’ kertu kridit aja saya ditolak *nasib pendatang luntang-lantung tanpa KTP jakarta* XD

  • Toko Kaos Online :

    ada jg kok yg jual baju hamil di Indonesia yg pembayarannya salah satunya bs make Paypal. Hehe..

  • Amim :

    Sampai saat ini memang transfer ke rekening pemilik barang yang dipakai misal pake BCA, Mandiri, dll. Tetapi itu lebih efektif dan aman.

  • Esmeralda :

    Bayar sesuatu dengan kartu kredit di internet baru untuk transaksi iklan Adwords nya mbah google, ke tempat lainnya pake bank transfer saja dah, masih udik apa paranoid nih ya? 🙂

  • neng®atna :

    wawwww… rama banget!

  • ryo :

    gan,kan klo belanja online di bhinneka di formulir konfirmasi pembayaran kita di ingatkan untuk memasukan kode barang waktu proses transfer,nah..maksudnya masukan kode barang waktu proses transfer tu gimana ya?ane kurang paham,perasaan pas transfer kita cuma masukan no. rek aja kan?masukan kodenya dimana ya??maaf ane nubie masalah ginian..:D

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge