Home » Online Communities

Sebuah Janji Melalui Status Update

26 September 2009 9,087 views 9 komentar

Selamat datang kembali ke kota masing-masing! Kembali ke dunia nyata hingga setidaknya 12 bulan mendatang (kalau dunianya masih ada). Selama liburan kemarin ada peristiwa menarik di Twitter. Pastinya Anda semua sudah tahu tentang aksi Joko Anwar di tanggal 22 September 2009 kemarin.

Dimulai dari status bernada canda yang berandai-andai kalau ia mendapatkan 3.000 follower di hari itu, ia akan berjalan tanpa busana masuk ke dalam Circle K. Untuk seorang figur publik (Joko adalah penulis skenario dan sutradara film, silakan cek laman wikipedianya), status seperti itu akan mudah menjadi sorotan. Apa yang diawali hanya sebagai canda berubah serius. Kekuatan Twitter yang luar biasa mewujudkan keinginan Joko hanya dalam waktu sekitar satu jam. Jumlah follower Joko pun meningkat pesat hingga menembus lebih dari 10.000 pengguna. Kalau Anda cek saat ini, jumlahnya bahkan sudah mencapai 20.000 follower.

Kekuatan Twitter yang luar biasa pula yang “memaksa” Joko untuk melaksanakan janjinya di malam hari. Dibantu oleh beberapa temannya, Joko bersama temannya melaporkan laporan kejadian perkaranya dalam wujud kalimat yang mengundang penasaran. Permainan kata-kata dalam setiap statusnya membuat orang berimajinasi dan membentuk cerita dalam pemikirannya sendiri. Beberapa temandi Twitter pun malah menjadikan kejadian ini sebagai “permainan.” Ada teman yang bercerita bak seorang penyiar laporan langsung. Ada teman yang menyisipkan humor-humor lucu tentang iklan yang berkesan menjadi penjeda kegiatan pelaporan tersebut. Pengguna Twitter seakan-akan berkolaborasi menerka-nerka cerita apa yang saat ini terjadi. Aksi ini mendapat pula dukungan dari teman-teman selebriti di Twitter. Desta (@desta80s) dan Ringgo (@ringgoagus) bahkan mengirimkan foto mereka berdua bersama tanpa mengenakan baju.

jokoanwarstatus
Seberapa bodohnya suatu janji (jujur, ini memang sebuah janji yang benar-benar bodoh), janji yang awalnya hanya berupa canda, berubah menjadi sesuatu yang dieksekusi nyata. Terlepas dari hal yang dilakukan Joko ini adalah melanggar etika, susila, dan hukum, ia memang melaksanakan janjinya. Sekitar pukul 00.30 Joko Anwar pun membuktikannya melalui foto, yang langsung tersebar cepat di Twitter, Facebook, dan Kaskus. Ada pesan tambahan di foto tersebut, “A promise is a promise, Mr. Politicians!” Pesan yang sekaligus mengkritik para politisi yang jarang memegang janjinya saat menjadi anggota parlemen.

Karena aksi Joko Anwar ini diikuti oleh puluhan ribu pengguna Twitter di Indonesia, secara tanpa sengaja, mengangkat popularitas Circle K. Banyaknya tweet yang menggunakan kata Circle K pada saat yang bersamaan membuatnya menjadi salah satu topik tren di Twitter. Hal yang membuat banyak pengguna Twitter di luar negeri ikut penasaran, bagaimana mungkin sebuah toko kelas kecil (setidaknya di luar negeri itu kecil) bisa mendadak populer? Salah satu blog luar ikut membahas hal ini di sini.

Lalu mau tahu resepnya mengapa kampanye tanpa rencana menggaet follower yang dilakukan Joko Anwar ini berhasil? Dan mengapa hal seperti ini tak akan bisa diulang dua kali? Itu nanti ya di tulisan berikutnya.

Kredit foto: K.Sawyer

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

9 komentar »

  • azizal :

    keren nich infonya..,meskipun saya sendiri jarang update twitter..he, lam kenal

  • geblek :

    kalau janji positif dan ditepati sih ndak masalah

  • mawi wijna :

    Memang dahsyat efek seorang Joko Anwar, tapi itu karena pribadinya atau malah janjinya ya? Yang jelas saya salut dirinya dah menepati janjinya itu. BTW bisa difilmkan ini, judulnya Janji Joko 😀

  • Mungkinkan JokoAnwarMeme Terulang Kembali? | Update Blog Terbaru :

    […] JokoAnwarMeme Terulang Kembali? Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang aksi Joko Anwar di Twitter. Mungkin nggak kampanye tanpa rencana yang dilakukan Joko bisa […]

  • Esmeralda :

    doh lain kali hati hati dah dengan update status,

  • Aditya Sani :

    Ketiganya benar2 harus minta maaf kepada masyarakat. Mereka public figure, masyarakat belajar secara sosial melalui apa yang mereka lihat. Ketika yang mereka lihat adalah public figure mereka bangga bertelanjang di muka publik, kira2 pelajaran apa yang akan masyarakat dapatkan? Lebih spesifik lagi, bayangkan berapa jumlah anak muda yang berada pada usia remaja yang berada di ranah twitter. Kira2 apa yang mereka akan tiru? Sampah.

  • Bayu Probo :

    Menarik juga bahasan Anda.

  • Media Ide » Blog Archive » Donasi Melalui Social Media :

    […] lalu Joko Anwar melakukan aksi serupa. Membangun popularitas diri melalui janjinya untuk masuk bertelanjang ke Circle K. Nggak ada yang salah dari aksi Joko Anwar dalam membangun popularitasnya melalui cara ini. Kalau […]

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge