Home » Online Branding

MyPulau dari Telkomsel

23 November 2009 11,156 views 14 komentar

Sudah pernah mendengar situs MyPulau? Situs yang dimiliki Telkomsel ini sih sudah lama ada (sejak November 2007), hanya dulu sepertinya nggak pernah mendapat perhatian. Baru saja situs MyPulau ini direjuvenasi, dengan peluncuran resminya Sabtu minggu lalu, 14 November 2009 di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu. Versi rejuvenasi ini tetap mempertahankan konsep jejaring sosial, sambil melengkapinya dengan sentuhan tampilan baru dalam visualisasi pulau-pulau. Situs ini juga punya versi wap. Jadi pengguna ponsel bisa mengaksesnya via laman ini.

mypulauprofile

Untuk pendaftaran, Anda harus memiliki nomor Telkomsel, karena memang situs ini khusus ditujukan untuk para pengguna Telkomsel saja. Saat pendaftaran Anda diminta untuk memilih pulau untuk Anda huni (meski terus terang nggak paham apa manfaatnya, karena nggak ada bedanya setelah mendaftar). Seperti situs jejaring sosial lainnya, Anda bisa mengunggah foto (dan men-tag teman Anda), video (juga bisa mentautkan video dari YouTube), membuat event dan mengundang teman Anda, menulis testimoni komentar, menulis blog, bergabung dalam grup, dan membeli konten seputar ponsel di toko MyPulau. Anda juga bisa melihat produk-produk apa yang telah dibeli teman Anda di toko tersebut.

Untuk memicu Anda untuk terus berinteraksi di situs ini, MyPulau mengenalkan satuan mata uang yang disebut Coco. Nilai Coco ini bisa dipakai untuk membeli konten di toko situs ini. Untuk mendapatkan Coco dengan sering mengunggah gambar, video, berkomentar, dan mengundang teman untuk bergabung di situs ini.

Seperti di Plurk atau forum pada umumnya, MyPulau juga mengenal sistem reputasi. Sebagai warga MyPulau predikat yang Anda sandang pertama kali adalah Citizen. Seiring dengan aktivitas Anda di MyPulau, peringkat akan terus meningkat. Melalui sistem reputasi ini, diharapkan Anda dapat terus aktif berinteraksi di dalam situs ini.

mypulautoko

Setiap profil pengguna akan ditampilkan dalam visual pulau, yang dikelilingi oleh pulau-pulau kecil. Pulau kecil berwarna biru mewakili teman Anda, sementara pulau kecil berwarna kuning mewakli grup yang Anda ikuti. Kalau Anda mengklik setiap pulau kecil ini, Anda akan melihat status update terakhir mereka. Anda juga bisa langsung mengirimkan pesan di sini. Alangkah baiknya kalau berikutnya, info pulau-pulau kecil ini juga dilengkapi dengan avatar masing-masing teman.

Kalau dilihat dari fungsi yang ditawarkan, situs MyPulau memiliki fitur yang tak jauh berbeda dengan Facebook, lengkap dengan gaya AJAX-nya Facebook. Lalu apa yang membedakan jejaring sosial ini dengan Facebook (selain fitur yang relevan dengan ponsel tentunya)?

Hmm, itu dia yang rasanya kurang. MyPulau sungguh berpotensi untuk menjadi situs lokal andalan, sekaligus tempat bagi komunitas Telkomsel untuk bergabung. Hanya sayangnya, interaksi antar-menu masih terasa kurang nyaman (apakah mungkin ini karena semua fitur dijejalkan dalam satu laman, sehingga ruang-ruang jadi penuh dengan banyak sub menu?). Desain iklan produk Telkomsel juga terasa lepas dari tampilan antar-muka, serasa tempelan. Andaikan iklan produk ini bisa direpresentasikan pula dalam bentuk pulau (seperti teman dan grup), tentu akan lebih menarik.

mypulautoprank

Bahasa juga memegang peranan penting. Sangat disayangkan karena hampir seluruh konten dalam situs ini masih menggunakan bahasa Inggris. Kenapa tidak mengadaptasinya dengan bahasa yang cocok dengan target penggunanya.

Katanya situs yang unik dan erat dengan konteks lokal punya potensi sukses. Hmm, sekedar usulan saja. Karena tema dan visual situs ini sudah direpresentasikan dengan pulau, kenapa tidak diperkuat lagi konteks lokalnya. Misalnya, pengguna didorong untuk mengunggah materi yang erat dengan budaya lokal tempat ia kini berada. Pengguna pun bisa mengidentifikasikan dirinya dengan suku dan budaya yang lekat dengan dirinya melalui aplikasi avatar dengan baju daerah (tapi dengan sentuhan modern). Siapa tahu suatu waktu nanti situs MyPulau bisa menjadi referensi budaya Indonesia yang berbasis konten dari anggotanya.

Kalau menurut Anda sendiri, situs MyPulau bagaimana?

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

14 komentar »

  • podelz :

    inputan yang bagus… 😛
    btw klo gak salah ini bisa juga untuk pelanggan dari selain tsel deh…

  • arham blogpreneur :

    ia itu dia. masing2 pulau jadi useless karena tidak ada differensiasi unik. dan penggunaan bahasanya pun yahhh bgtu.seandainya masing2 pulau memiliki bhs yg unik. bukan bahasa daerah lho

  • jarwadi :

    iya, saya ingat, dulu saya pernah registrasi meski tidak terurus sampai sekarang telah lupa 😀

  • Mardianto :

    Saya dulu mau coba. Eeh, daftarnya musti pakai nomer Telkomsel. Nggak jadi deh. Repoot!

  • Ridwan :

    My pulau kurang promosi jadi kurang populer di Indonesia

  • Yodhia @ Blog Strategi + Manajemen :

    Kayaknya akan stagnan pertumbuhannya….
    Sangat sulit untuk mengejar FB.

  • Budi :

    My pulau harus dibuat semenarik FB, banyak content gamenya.

  • vikar :

    dari jaman handphone aku masih pake GPRS sampai sekarang udah 3,5G tetep aja… asal daftar, pas mau nyoba jadi males, dan akhirnya ga keurus deh pulau-pulau tu. Ga ngarti…

  • dika :

    contentsnya harus dibuat semenarik Facebook supaya bisa jadi compatitor Facebook dan Friendster.

  • kaptain :

    Bravo My Pulau. Programmer Indonesia bukan tuh yang bikin Websitenya. Jangan mau kalah sama programmer manca negara Bro/Sis.

  • nonadita » Pingin Punya Pulau Pribadi :

    […] sosial ala Indonesia menarik untuk dicoba. Namun untuk menambah “rasa Indonesia”, idenya Mas Pitra keren juga, yaitu menambah fitur yang memungkinkan pengguna menambah konten sesuai dengan budaya […]

  • langhai :

    hai semuanya hati – hati ya……………….

  • james ugau :

    promosi nggak segencar

  • lestacrn :

    wahh saya sendiri belum tau KANG krn lum prnh daftar..

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge