Home » Experiential

Echelon 2010 di Singapura

2 June 2010 6,908 views 4 komentar

Hari ini adalah hari pertama perhelatan Echelon 2010 di Singapura. Acara yang dihadiri oleh banyak peserta dari beragam negara ini memang banyak dinantikan oleh para penggiat web di Asia, terutama mereka yang masih bersifat start-up (baru mulai). Acara ini diikuti oleh banyak eksibitor dari Indonesia, India, Singapura, Australia, dan beberapa negara lain. Yang ikut serta menjadi eksibitor dari Indonesia adalah Krazymarket.com, Tokopedia.com, Urbanesia.com, BukuQ.com, amn.co.id, Medresalabs.com. Seharusnya ada Koprol.com, tapi sejak diakuisisi Yahoo! Koprol sudah tidak dianggap start-up lagi. πŸ˜€

echelon1
echelon2

Presentasi pertama dibawakan dari Dave McClure, orang yang dulunya seorang developer, sekarang malah lebih banyak mengurus venture capital. Presentasinya menarik. Ia berulang kali mengingatkan kalau sebagai pengembang, jangan berkutat dengan coding melulu. Kalau memang si pengembang ingin membuat sebuah web yang memberikan manfaat bagi konsumennya, maka si pengembang harus terus-menerus meminta masukan dari konsumen, yang harus menjadi perbaikan untuk pengembangan selanjutnya. Tampilan web juga perlu meyakinkan. Mungkin tidak harus wow, tapi tetap terlihat menarik di mata. Banyak juga sih materi yang dibawakannya. Detilnya bisa dilihat saja di salindia berikut ini.

Di akhir sesi hari ini ada sesuatu yang menarik dan memang yang ditunggu-tunggu pengunjung, yakni Launchpad. Di sini, total 10 peserta start-up yang masih beta (bahkan ada yang masih alpha) mem-pitch-kan proyek mereka di depan juri. Mirip kontes American Idol lah, dengan Dave McClure berperan sebagai Simon-nya πŸ˜€ Salah satu peserta berasal dari Bandung, Scraplr.com, yang sayangnya terlalu gugup dalam presentasinya, sehingga malah kehilangan maksud yang hendak dipresentasikan. Hihihi, kalau melihat seperti ini, bisa jadi apa yang diutarakan Dave di pagi hari tadi benar adanya. Untuk pitch, setiap peserta selain memiliki produk yang ok, punya manfaat, juga harus pandai dan siap dalam menyampaikan presentasinya (bahkan dalam kondisi internet lelet bak siput).

Yang paling mencuri hati juri adalah Foound.com, sebuah situs aplikasi untuk mobile yang fungsinya sederhana, untuk tempat janjian kumpul bersama dengan teman-teman kelompoknya. Dua orang dari Singapura yang melakukan presentasi ini kuat dalam mengkomunikasikan fungsi aplikasinya. Mereka juga jelas menjelaskan manfaat aplikasi itu bagi targetnya.

echelon3

Yang jelas, sejak acara Echelon 2010 ini, plus pengakuisisian Yahoo! terhadap Koprol, perhatian dunia akan perkembangan dunia internet di Indonesia akan semakin besar. Apalagi saat Andy Zain (Mobile Monday) dan Andi S. Boediman (Plasa.com) sempat presentasi tentang betapa besarnya potensi pasar daring di Indonesia. Siap-siap saja kalau begitu. Mungkin para start-up Indonesia harus mulai melakukan pemanasan, pembenahan diri, dan sekaligus belajar presentasi. Siapa tahu saja, ada yang tertarik untuk setidaknya membantu pendanaan model bisnis mereka hingga siap tampil di depan publik.

Artikel tentang Echelon 2010 oleh Rama mamuaya juga bisa dilihat di blog DailySocial.

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

4 komentar »

  • Yodhia @ Blog Strate :

    Bagus sekali liputannya….

    scraplr.com keren juga aplikasinya.

  • Yodhia @ Blog Strate :

    Great post. Bagus informasinya….

  • irawan :

    Semoga sukses acaranya!

  • arieff :

    Bagus sekali liputannya….

    scraplr.com keren juga aplikasinya.

    memang mantaf gan πŸ™‚

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge