Home » Online Communities

Social Games di Facebook

18 June 2010 6,326 views 13 komentar

Sore tadi IDS memberikan undangan terbatas kepada beberapa orang untuk berdiskusi tanya jawab dengan Bret Terrill (bekas juragannya Zynga, si pengembang Farmville itu) dan Mohan Belani (penyelenggara Echelon 2010 di Singapura kemarin). Bret banyak berbagi tips tentang pengembangan social games di Facebook, mengingat pengalamannya yang sangat banyak sebagai salah satu pionir social games di Facebook.

Awalnya Bret dan rekannya sempat mengembangkan game berbasis real time di Facebook. Pikirnya, karena game multi player MMO saat itu populer di ranah daring, besar kemungkinannya hal itu akan menarik pula bagi para pengguna Facebook. Kenyataannya memang karakteristik pengguna Facebook sangat berbeda dengan pemain hardcore game MMO. Perhatikan saja habit para pengguna Facebook. Mereka bukanlah tipe orang yang sudi menongkrongi layar terus menerus demi sebuah game. Mereka juga tidak peduli apakah (dalam konteks multi player) teman yang diajak main benar-benar memainkannya di ujung sana atau tidak. Itulah mengapa game MMO tidak akan bisa sukses di platform Facebook.

ids01

Game Farm Town yang sempat sukses di Facebook (dan lalu digeser oleh penirunya, Farmville) tidak mengandalkan real time. Idenya sederhana. Menanam benih, tunggu beberapa jam, lalu menuai benihnya. Pemain tidak harus menunggui game terus-terusan. Ini sesuai dengan kebiasaan pengguna Facebook. Mereka toh tidak akan memelototi status mereka terus-menerus. Mereka memainkannya sembari mengerjakan aktivitas harian lainnya.

Pengguna Facebook juga cenderung suka pamer. Ingat nggak aplikasi Facebook yang paling sederhana seperti kuis. Kita menjawab pertanyaan, lalu kita pamerkan score yang kita dapat melalui Facebook wall. Kebiasaan seperti ini harus menjadi pertimbangan dalam mengembangan game di platform Facebook. Lebih canggihnya mungkin seperti Farmville, dari pamer badge hingga berbagi ternak untuk dipelihara oleh temannya.

Seperti disebutkan di atas pengguna Facebook jelas bukan pemain game hardcore. Mereka bukan geek. Mereka bahkan tidak tahu bagaimana membuka aplikasi game di Facebook. Kebetulan saja mereka mendapatkan tautan (bisa pesan, bisa gift) dari teman, lalu mengkliknya. Lalu mereka terbawa ke dalam game dan memainkannya. Besok-besok mereka sudah lupa lagi cari membukanya, sampai akhirnya ada temannya yang lain mengirimkan hal serupa.

ids02

Kesuksesan social games di Facebook juga karena faktor gratisnya. Di US, seorang pemain game hardcore harus membaca ulasan di majalah dulu sebelum akhirnya mengeluarkan $60 untuk membeli DVD game. Di Facebook, semua bisa dimainkan gratis. Pengembang mendapatkan penghasilannya dari item spesial yang dijual. Memang kenyataannya pembeli item seperti ini sangat sedikit jumlahnya bila dibandingkan dengan jumlah pemain keseluruhan. Namun kenyataannya, para pembeli item ini secara nilai dollar sangat signifikan.

Kata Bret, cek saja kalau si pengembang berani membuang uang untuk promosi iklan di Facebook, sudah dipastikan ia mendapatkan keuntungan sangat besar dari game itu. Meski Bret juga bilang, unsur viral dalam game-lah yang justru menjadi faktor keberhasilan terbesar dalam promosi, bila dibandingkan memasang iklan di Facebook.

ids03

Hal penting yang selalu terlupakan bagi para pengembang aplikasi Facebook adalah maintenance. Saat kita mengembangkan aplikasi di atas platform orang, akan selamanya kita bergantung pada syarat kondisinya dan perubahan API-nya. Berhati-hatilah bagi pengembang dengan sumber daya terbatas, karena energi untuk berhasil meluncurkan sebuah aplikasi di Facebook hanya 10%-nya. Sisa energinya, pengembang harus bersiap-siap untuk memantau perubahan API Facebook yang bisa terjadi setiap hari. Itulah mengapa Mohan pun menganjurkan, cobalah untuk membuat aplikasi game di situs tersendiri (dengan aturan main sendiri), namun manfaatkan Facebook Connect sebagai salah satu kanal untuk mempromosikan situs tersebut secara viral di dalam Facebook.

Bret dan Mohan juga berpesan, di masa datang mobile akan memegang peranan penting dalam industri game. Di US saat ini memang iPhone dan aplikasinya mendominasi. Di Malaysia aplikasi berbasis Android mulai populer. Di Indonesia, dengan semakin banyaknya telepon selular buatan China (yang dalam waktu tidak lama juga akan berbasis Android), bukan tidak mungkin untuk mengembangkan social games populer di mobile. Kuncinya satu. Buatlah game yang sederhana namun membuat orang ketagihan (hihi, susah banget ya). Ingat saja Farmville. Konsep game-nya ya cuma menanam dan menuai. Sederhana. Mudah dipahami, tapi membuat ketagihan. Tinggal pikirkan game seperti apa yang nanti bisa dikembangkan dalam format mobile.

Kredit Foto: Arianto Bigman (@aribigman)

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

13 komentar »

  • Tweets that mention Media Ide » Blog Archive » Social Games di Facebook -- Topsy.com :

    […] This post was mentioned on Twitter by Brian Arfi / Fauzan, Adez Aulia. Adez Aulia said: RT @anakcerdas new post: Social Games in Facebook with Bret Terrill and Mohan Belany http://bit.ly/9R2kwQ […]

  • raden :

    wah mantap nih gannnn

  • irawan :

    Wah seru nih, tambah sayang sama facebook!

  • ikilobo :

    yup, thx for sharing…

  • arieff :

    setuju..faktor sukses game facebook karena gratis dan pastinya menarik.. πŸ™‚

  • Yohan Wibisono :

    Artikel yang menarik sekali untuk dibaca..semoga ada pembaruan2 lebih baik lagi.thx

  • Yohan Wibisono :

    dikembangkan lagi kegiatan sosial untuk membantu orang yang kurang mampu.sukses terus

  • zakki :

    hati2 jika terlalu sering bermain. menyebabkan candu

  • orios :

    gg da game na j facebook uda bkin ktagihan, apa lg kl dtmbah da game na, , ,makin mantab !

  • orios :

    gg da game j FB uda bkin ktagihan pa lgi dtmbah da na game,makin mantab!

  • ardhan :

    banyak kok yang ikutan game jenis itu, ikutan yuk… πŸ˜€

  • arieff :

    Wah seru nih, tambah sayang sama facebook!

  • fajar :

    mantapsss gan

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge