Home » Online Branding

Narsis Biar Eksis

3 August 2010 8,039 views 21 komentar

Siapa yang menyangka Sinta dan Jojo, dua orang mahasiswi yang awalnya biasa saja, kini mendadak menjadi selebriti dan diperbincangkan dimana-mana? Hanya demi ekspresi diri semata, video lipsynch mereka menjadi tontonan masyarakat dunia? Sesuatu yang tidak direncanakan ternyata berdampak nyata bagi mereka berdua. Terlepas dari argumentasi apakah keduanya bisa dibilang kreatif atau tidak, tindakan mereka membuktikan, kalau setiap orang kini berpeluang menjadi seseorang yang eksis, dengan hanya bermodalkan konsistensi di ranah social media.

Tidak ada yang bilang suara Sinta dan Jojo bagus. Kesukaan mereka mungkin hanya karaoke dan berjoget. Bisa jadi banyak pula ribuan orang pengguna internet lainnya yang punya kesukaan serupa. Namun hanya Sinta dan Jojo saja yang terlihat berani menunjukkan kesukaannya itu di ranah social media. Tindakan yang ternyata membuka kesempatan bagi mereka berdua untuk kini bisa tampil di televisi. Tindakan yang ternyata membuat mereka berdua menjadi bahan percakapan terus di Twitter, bahkan menjadi trending topic selama hampir seminggu ini.

Lalu apakah untuk eksis dan diakui banyak orang, kita harus menjadi seperti Sinta dan Jojo? Nggak dong. Kesempatan menjadi seperti mereka bisa jadi cuma datang sekali. Belum tentu juga eksistensi mereka berdua bisa bertahan lama, apalagi kalau aktivitas mereka di social media YouTube tidak diikuti oleh rangkaian hal lain yang lebih kreatif dan menarik. Yang perlu kita lakukan untuk bisa eksis dan mendapat pengakuan adalah konsisten berkarya dalam hal-hal yang jauh lebih kreatif.

Seorang teman fotografer menunjukkan kalau ia bisa menjadi seorang yang narsis dengan memamerkan foto-foto karyanya di beberapa blognya. Bahkan ada satu blog khusus yang ia pakai untuk menampilkan jepretan hitam putih profil beberapa orang kenalannya, dari blogger, artis, politisi, hingga orang yang bukan siapa-siapa. Si fotografer menunjukkan keahliannya di sini. Hal ini menambah besar peluang bagi dirinya untuk dikenal oleh beragam lapisan masyarakat, yang pastinya secara tidak langsung akan memberikan nilai ekonomi pada profesionalitas pekerjaannya.

Seorang teman lainnya punya hobi menulis fiksi. Terlepas dari blog pribadinya, ia punya satu blog khusus untuk cerita berserinya. Ia menunjukkan kenarsisannya dengan mengeksplorasi bakat tulis-menulisnya. Tidak jarang pula ada blogger yang menunjukkan dirinya eksis dengan mengadaptasi tulisantulisan di blognya dan merangkumnya  menjadi sebuah buku. Tulisannya di blog diakui mencerahkan para pembacanya. Saat tulisannya dicetak menjadi sebuah buku, si blogger pun senang, karena itu artinya akan ada banyak pembaca baru yang (mudah-mudahan) akan tercerahkan. Penggemarnya pun semakin banyak. Tanpa terasa kenarsisannya menulis bisa berimbas kepada tingkat eksisnya.

Ada lagi seorang teman yang sangat peduli terhadap dunia daring di Indonesia. Ia juga sangat peduli terhadap munculnya pengembang-pengembang situs muda. Melalui blognya, ia berbagi informasi ini kepada para pembacanya. Ia tidak berharap banyak profit, tapi ia senang kalau dunia daring Indonesia bisa tumbuh dan berkembang. Sebagai pengamat, ia menuliskan beragam bocoran info terbaru. Blognya kini menjadi rujukan perkembangan utama perkembangan dunia dotcom baru Indonesia. Kini semua orang tahu dan kenal akan dirinya. Jelas sudah tidak diragukan lagi tingkat eksistensi dirinya di kalangan pengembang dotcom baru Indonesia.

Narsis tidak melulu harus pamer foto diri dengan gaya alay. Narsis tidak melulu harus bergaya norak dan mengetik dengan bahasa libet. Narsis bisa dilakukan dengan cara unjuk keahlian dan kemampuan. Anda punya keahlian menulis, berpuisi, fotografi, desain, ilustrasi, tunjukkanlah di social media yang tepat dan pamerkan ke segenap teman Anda.

Anda suka sekali mengamati perkembangan budaya dan politik, tweet-kan tanggapan Anda dengan kritis. Tunjukkan kalau Anda berani menanggapi setiap masukan dan berdebat positif dengan teman-teman Anda. Apapun kegiatan narsis yang Anda lakukan, sepanjang Anda konsisten melakukannya, tak lama Anda akan punya personal brand yang lekat dengan itu. Kalau sudah punya personal brand, nggak usah khawatir soal eksis-eksisan, karena itu akan datang kepada Anda dengan sendirinya.

Kredit foto: TheAlieness GiselaGiardino

Tulisan ini juga dimuat di blog Acer Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

21 komentar »

  • Tweets that mention Media Ide » Blog Archive » Narsis Biar Eksis -- Topsy.com :

    […] This post was mentioned on Twitter by Pitra and Jin Narsis, Jin Narsis. Jin Narsis said: RT @anakcerdas: new post: "Narsis Biar Eksis" http://bit.ly/9LkIqC bintang tamu linkback: @mbakdos @venustweets @justsilly @rampok @poeticpicture […]

  • mahmudin ashar :

    namanya juga usaha, apapun dilakukan demi keinginannya

  • mawi wijna :

    Jadi inget kata-kata di belakang kaos E-Narcism, "I have blog with my own domain name etc…"

  • Arham :

    Kalau ditelaah sedalam apa yah yang membuat user menyukai bintang narsis di social media yang kemudian akhirnya membawa media mainstream menjadi puncak kepopulerannya?

    after all, kalau "Moy2 palaboy" sudah jadi trend bbrapa taun lalu berarti Indonesia termasuk telat kah?

  • Dr.Acer :

    Perkembangan social media memang memunculkan jenius jenius yang berjalan sesuai passion yah 🙂 ada yang concern banget di startup lokal seperti Rama Mamuaya, Tekno jurnal, Arham dan mas Pitra juga nih 🙂

  • muntaha :

    Gejala "beruntung" yang sering membuat logika terjungkal terkadang bisa terjadi. banyak video serupa yang muncul di youtube. tapi kenapa yang jadi buah bibir kok sinta dan jojo?? menurut saya itu karena dia beruntung saja.

    Tapi mengandalkan "hoki" tanpa ada usaha itu tindakan bodoh. banyak hasil-hasil luar biasa yang diakui masyarakat yang karena tindakan yang tidak biasa-biasa.

  • Sriyono Suke :

    Ane berusaha eksis memotret dan memetakan setiap sudut kota ane,

    22ribu facebook fans right now,

    Wish me luck… 🙂

  • gardino :

    mungkin perlu diperkenalkan istilah baru…."Kalau narsis harus konsisten" 😀

  • didut :

    iseng iseng berhadiah :)) … tetep suka sama youtube BETEnya Sinta dan pacar hihi

  • b43r :

    yang paling cepet beredar sekarang lewat twitter sama fb ya…. tapi emang kenyataannya tiap orang di endonesa sudah bisa onlen dan updet semua yang ada di media internet..sehingga perkembangan berita bisa semakin cepat… hoax pun juga bisa cepet low 😀 salam kenal mas :d

  • mas kholiq :

    wah wah ituuuuu

  • Tongkonan :

    "Narsis tidak melulu harus pamer foto diri dengan gaya alay", setuju bgt. Narsislah untuk hal2 yg positif!. 🙂

  • Andika Alivano :

    hmm jd bs dibilang passion lah yang membentuk personal brand seseorang..

  • Rusa :

    aku sukaaaaa banget di paragraf terakhrnya massss

    hehe

    BTW

    kalo Rusa eksis kek gimana ya???

  • D3pd :

    Iya betul sekali, ulasan yang menarik membuat spirit disiang hari

    salam 🙂

  • julicavero :

    ayoo..narsis…narsiss..biar exis..hehee..

  • Filsafat Konseling :

    Memang tidak bisa diprediksi yah soal pembrojolan di ranah sosial itu. Selain duo itu, ada banyak yang lain, tetapi tidak setenar mereka. Tentu ada banyak alasan, tetapi alasan itu sekadar prediksi. Susah ditetapkan secara linear, sama halnya mengapa satu buku bisa sangat laris seperti novelnya Hirata itu.

  • Dina :

    Media sosial adalah alternatif pilihan untuk mengapresiaikan diri sendiri. Selain biayanya murah, kita hampir tidak punya ikatan apa-apa untuk melakukannya.

  • rama :

    ikutan narsis ahhh… :p hihi..

  • Narsis Biar Eksis | Marketeers :

    […] ini juga bisa dibaca di blog penulis: Narsis Biar Eksis VN:R_U [1.9.3_1094]Rating: 0.0/10 (0 votes cast)VN:R_U [1.9.3_1094]Rating: 0 (from 0 votes)Related […]

  • @realfadly :

    gue juga mau ikutan narsis ah…. udah eksis belum ya?

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge