Home » Online Communities

Tipe-tipe Pemengaruh

8 October 2010 7,078 views 13 komentar

Tadi pagi menemukan tools baru lagi untuk Twitter. Kali ini tools untuk mengukur seberapa besar tingkat pengaruh (influence) seorang pengguna Twitter. Model analisanya mengadaptasi tulisan yang pernah dibuat oleh Lisa Barone di sini.

Lisa Barone menyebutkan dalam ranah social media, seperti di dunia nyata pastilah akan ada seseorang yang punya pengaruh terhadap orang lainnya. Tingkat pengaruhnya beda-beda, dengan cara yang berbeda pula. Lisa membaginya menjadi 5 kategori:

1. Social Butterflies

Kalau di dunia nyata, bisa disebut ini para orang-orang yang gaul, punya koneksi kemana-mana. Kalau ada orang yang punya kebutuhan, ia bisa menghubungkannya ke rekan lainnya yang membutuhkan. Pastinya orang ini punya teman banyak dan berinteraksi aktif dengan teman lainnya.

Mungkin kalau dianalogikan di Twitter, orang ini punya banyak teman, dan aktif berkomunikasi satu sama lain. Bisa terlihat dari kumpulan teman itu, siapa saja yang punya hubungan dekat dari intensitas komunikasinya. Orang ini sering ditanyakan pendapatnya tentang teman-teman lainnya. Asumsinya orang ini dianggap lebih gaul daripada kebanyakan orang di Twitter.

2. Thought Leaders

Kalau di dunia nyata, mereka ini adalah pemimpin, punya suara yang didengar. Perkataannya selalu menjadi rujukan. Bisa dikatakan ia punya massa, meski kenyataannya ia mungkin tidak terlalu kenal dekat dengan mereka.

Kalau dianalogikan di Twitter, orang seperti ini punya banyak follower, meski belum tentu punya friend sebanyak jumlah follower-nya. Hampir setiap perkataannya di-retweet oleh follower-nya. Para follower-nya beranggapan kalau tweet-nya sangat menarik, sehingga sayang kalau tidak diteruskan ke teman-temannya. Salah satu contohnya adalah @arbainrambey, fotografer kawakan Kompas. Setiap tweet tips fotografinya di-retweet berkali-kali oleh banyak orang.

3. Trendsetters

Mereka ini suka mencoba segala sesuatunya lebih awal. Mereka juga mencoba menciptakan suatu hal baru, yang akhirnya menjadi referensi teman-temannya.

Seorang trendsetter tidaklah harus mereka yang terlebih dahulu mendaftar di Twitter. Namun biasanya mereka suka mendayagunakan beragam fitur Twitter sehingga orang lain yang melihatnya menjadi tertarik dan mengikutinya.

Salah satu contohnya adalah saat @deon membuat avatar dengan tulisan namanya. Ide ini lalu ditiru oleh banyak orang, dan seketika saja dalam sehari orang-orang ikut membuat avatar dengan gayanya. Atau contoh menarik belakangan ini adalah @masova, si kreator karakter Parampaa. Karakter ini menginspirasi pengguna Twitter lainnya untuk membuat karakter Parampaa versi mereka. Cerita lengkap tentang ini bisa dibaca di blognya.

4. Reporters

Seperti namanya, mereka suka memberitakan sesuatu. Mereka terkoneksi dengan banyak orang dan sangat ahli dalam mengkomunikasikan pesan.

Di Twitter, mereka di-follow karena mereka selalu menjadi rujukan berita. Para follower mengamati setiap tweet yang disampaikan karena memberikan manfaat bagi dirinya. Salah satu contohnya adalah @detikcom. Tweetnya banyak memberikan tautan terhadap berita-berita menarik di situsnya. Para follower mengikuti @detikcom bukan karena ingin berinteraksi, tapi karena ingin mendapatkan informasi pilihan terkini dari portal berita tersebut.

5. Everyday Users

Mereka adalah orang-orang biasa saja di dunia nyata. Mungkin masih sekolah, mungkin ibu rumah tangga, mungkin seorang desainer, atau apapun. Mereka punya lingkungan pergaulannya sendiri, yang saling mempengaruhi satu sama lainnya.

Di dunia Twitter, mereka bisa jadi tidak punya ribuan follower, tapi tweetnya punya pengaruh kuat ke jaringan pergaulannya. Bisa dibilang kalau ia berkata “A” maka satu jaringan pergaulannya pun akan langsung mendukung dan berkata “A” pula.

Nah, apakah Anda masuk dalam salah satu kategori pemengaruh di atas? Atau Anda bisa berbagi pengguna mana saja di Twitter yang masuk dalam 5 kategori di atas?

Kredit foto: Rosaura Ochoa

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

13 komentar »

  • Tweets that mention Media Ide » Blog Archive » Tipe-tipe Pemengaruh -- Topsy.com :

    […] This post was mentioned on Twitter by Bisri Mustova, Damay Zykir Pasrahi and Nico Alyus, Pitra. Pitra said: new post: "Tipe-tipe Pemengaruh" http://bit.ly/aBVW0E […]

  • b43r :

    saya gak tau nih masuk yg mana 😀

    tweet saya biasa aja gak ada yg sama kayak yg di atas 😀 hehehe

  • blontankpoer :

    asik. suka dengan postingan Kang Pitra. makasih, sudah dicerahkan…

  • bukik :

    masuk aku ternyata masuk trendsetter

    hihihihi

    toolsnya keren

  • rusabawean :

    wahhhh melihat list di atas, berarti @rusabawean gak berpengaruh yaaaa 🙁

  • Antyo Rentjoko :

    Aha! Karena kurang gaul maka beruntunglah saya, tidak termasuk salah satu, sehingga tidak punya beban. 😀

  • Media Ide » Blog Archive » Tipe-tipe Pemengaruh - Twitter Mania :

    […] Baca Detail : Media Ide » Blog Archive » Tipe-tipe Pemengaruh […]

  • kurniasepta :

    Tidak tahu termasuk mana @kurniasepta di twiiter,kayaknya diantara 5 diatas gak ada yang masuk.

    mungkin memang @kurniasepta tidak termasuk pemengaruh 😀

  • Newbie :

    nice info gan..

  • Pepitoku :

    ok bro..mantep infonya

  • Tipe-tipe Pemengaruh | Marketeers :

    […] ini bisa ditemukan juga di blog penulis: Tipe-tipe Pemengaruh VN:R_U [1.9.3_1094]Rating: 0.0/10 (0 votes cast)VN:R_U [1.9.3_1094]Rating: 0 (from 0 votes)Related […]

  • Media Ide » Blog Archive » Memprediksi Ranah Daring Indonesia 2011 :

    […] Para pengguna Twitter dengan follower tinggi yang punya karakteristik khusus berpotensi menjadi influencer baru di ranah daring. Brand akan melirik selebriti Twitter ini untuk menyuarakan pesan mereka […]

  • WETWEW :

    sip, infonya menarik nih

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge