Home » Online Communities

Digital Life Sacrifice

29 November 2010 4,305 views 3 komentar

Berita ini baru muncul Minggu malam. Selebriti Hollywood, digawangi oleh Alicia Keys akan melakukan kampanye penggalangan dana Keep A Child Alive, dalam rangka World AIDS Days hari rabu besok. Alicia Keys lalu mengajak rekan selebriti lainnya untuk ikut dalam kampanye ini. Tersebutlah Lady Gaga, Justin Timberlake, Usher, dll ikut bergabung dalam program ini.

Para selebriti ini akan menutup sebagian penting kehidupan mereka. Mereka tidak akan aktif di akun social media Facebook dan Twitter hingga mereka berhasil mendapatkan target donasi $ 1 juta. Mungkin kesannya biasa saja ya, apalah artinya puasa Facebook dan Twitter untuk mereka? Jangan salah, banyak dari mereka yang punya basis penggemar di situs-situs itu. Seorang Lady Gaga misalnya, punya 7,2 juta follower di Twitter dan 24 juta likes di Facebook. Nama Lady Gaga justru semakin terkenal setelah ia masuk di social media. Akan banyak kesempatan yang hilang bagi para selebriti ini untuk bisa menyapa penggemar mereka di social media.

Alicia Keys menyatakan kalau ide ini memang terdengar emosional, sekaligus sarkastik, sehingga akan banyak orang yang akan memperhatikan. Mereka ingin mengingatkan, kenapa pula kematian seorang selebriti terlihat jauh lebih penting daripada jutaan orang yang meninggal dari tempat asal kita sendiri. Penggalangan dana ini nantinya akan didedikasikan untuk para penderita HIV/AIDS di Afrika dan India.

Kita lihat saja aksi masing-masing akun selebriti ini di Twitter dan Facebook. Seharusnya dalam waktu dekat, mereka akan mengumumkannya resmi di masing-masing akun. Penggemar mereka pun pastinya akan tergerak emosinya untuk melakukan sesuatu. Mereka tentu ingin selebriti yang mereka cintai kembali aktif di Facebook dan Twitter. Yang bisa mereka lakukan adalah membantu penggalangan dana hingga jumlahnya tercapai. Bisa jadi basis penggemar ini yang akan menjadi getuk tular penyebaran informasi ke teman-teman mereka lainnya.

Untuk menguatkan promosi, nantinya akan ada video “last tweet and testament.” Video ini akan menampilkan mereka terbaring di peti mati, untuk merepresentasikan tema kampanye mereka, “digital life sacrifice.”

Menurut Anda bagaimana? Kalau Anda adalah salah satu penggemar artis di atas, apakah Anda tergerak emosinya untuk membantu?

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

3 komentar »

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge