Home » Online Living

Memprediksi Ranah Daring Indonesia 2011

27 December 2010 5,438 views 12 komentar

Pertemuan FreSh bulan Desember 2010 kemarin membahas tentang prediksi ranah daring 2011, ditinjau dari sisi teknologi, bisnis, dan social media. Di sisi teknologi, Aulia Masna dan Almaujudy yang berbagi tentang perkembangan dunia mobile di 2011. Di sisi bisnis dan pemasaran, Yuswohady yang bercerita tentang kemungkinan yang terjadi saat GDP Indonesia mencapai $3.000 setahun.

Sementara penulis blog ini hanya bisa bicara singkat karena waktu sudah terlalu larut. Namun lebih lengkapnya, prediksinya akan dibahas berturu-turut di sini ya. Cek salindianya dulu deh.

Mobile will become more social

Tahun 2010 aplikasi smartphone mobile lokal mulai banyak berkembang. Banyak aplikasi BlackBerry lokal bertumbuhan, baik yang dikembangkan secara non profit maupun komersial. Namun kebanyakan aplikasi ini belum bisa dibilang sosial, karena lebih berkutat pada konten yang dikembangkan sendiri, dan bukan berdasarkan kontribusi pengguna. Memang sih ada aplikasi mobile luar seperti Foursquare yang sukses dipakai banyak pengguna lokal. Harapannya di tahun 2011 akan semakin banyak aplikasi smartphone mobile lokal baik untuk BlackBerry, iPhone, dan Android yang mendorong anggotanya sendiri untuk ikut aktif berkontribusi.

Location based campaign

Kalau tahun 2010 semakin banyak brand berkampanye di social media, maka di tahun 2011 sudah saatnya social media lebih jauh lagi diintegrasikan dengan kampanye below the line-nya. Setiap venue tempat berlangsungnya acara atau penjualan produk bisa dikaitkan dengan kampanye versi daringnya. Paling sederhana menggunakan checkin Foursquare atau Facebook Place (yang pasti akan populer di 2011). Lebih kompleks lagi menggunakan API social media yang ada dan menjadikannya sebagai bagian dari pengalaman ber-social media para penggunanya. Coca-Cola Israel sudah mewujudkannya di 2010. Bukan nggak mungkin di 2011, kampanye serupa ini akan menjamur.

Do you still care about privacy?

Tahun 2010 saat orang-orang keranjingan Foursquare, banyak yang kebablasan. Mereka tanpa pikir panjang mencantumkan lokasi rumah mereka, orang tua mereka, pacar mereka, atau saudara mereka. Bahkan ada yang lengkap hingga alamat rumahnya. Di tahun 2011 kegiatan daring berbasis lokasi akan semakin banyak. Akankah orang akan semakin sadar akan kerahasiaan pribadi? Ataukah malah mereka tidak akan merasa khawatir karena toh ratusan ribu orang Indonesia lainnya melakukan hal serupa?

Awareness is not enough

Kampanye brand di social media memang sedang ramai-ramainya di tahun 2010. Sangat banyak brand yang mencoba terjun ke Facebook, Twitter, Kaskus, YouTube, dll. Mereka mencoba mencelupkan diri, entah secara terbatas hanya dengan mengelola akun Twitter, hingga ada yang sangat serius mengelola kampanye berdurasi lama di Facebook. Kalau tahun 2010 itu masa coba-coba sambil hitung-hitung membangun awareness di social media, maka tahun 2011 ini mereka pasti akan menuntu sesuatu yang lebih serius dan terukur. Bisa jadi brand akan meminta konsep kampanye yang benar-benar bisa berujung pada sales atau loyalitas konsumen, karena sekedar awareness tidaklah cukup.

Battle of online stats

Hingga saat ini memang tidak ada pengukuran di social media yang bisa dibakukan seperti layaknya pengukuran traffic situs Google Analytics. Banyak perusahaan baik di luar maupun dalam mencoba menawarkan pengukurannya sendiri-sendiri. Ada yang menawarkan pengukuran spesifik untuk Twitter atau Facebook. Ada pula yang menawarkan pengukuran keseluruhan buzz yang muncul tentang brand di seluruh jagad maya. Di tahun 2011, sepertinya ini akan masih terus terjadi. Yang brand bisa lakukan adalah memilih satu saja (dari sekian banyak metode), lalu jalani saja selama setahun penuh. Yang nanti bisa diamati adalah pergerakan perubahannya, positif atau negatif. Yang bisa brand lakukan hanya mengamati relativitas perubahan, dan bukan data absolut seperti yang biasa dilihat di Google Analytics.

Role of (so called) social media manager

Kalau diamati banyak banget sekarang pengguna Twitter yang profilnya menyebutkan kalau dia adalah seorang social media manager, atau social media analyst, atau apapun variasinya. Namun kalau ditanyakan, tugas mereka sehari-hari sebenarnya serupa, menjaga nama brand mereka di semua kanal social media. Sekaligus menyusun konten yang bisa membangun engagement dengan audiens di ranah daring (termasuk menyortir lomba foto alay di Facebook). Di tahun 2011, tugas mereka harus lebih dari itu. Mereka diharapkan bisa menggali insight lebih dalam tentang para audiensnya. Mereka (seharusnya) perlu mencari tahu karakteristik perilaku fans/follower brand mereka ini seperti apa. Ini akan menjadi insight yang sangat menarik bagi brand untuk menyusun strategi engagement selanjutnya mereka di ranah daring.

Hello, celebritweets!

Tahun 2008 hingga pertengahan tahun 2010 para blogger Indonesia masih merasakan pentingnya mereka bagi brand, karena setiap blogger punya pembaca yang loyal. Blogger beberapa kali diajak bertemu dengan brand dan melalui blognya, pesan brand disampaikan secara implisit. Di akhir tahun 2010 dan pastinya di 2011, suara blogger akan semakin kurang terdengar. Suara mereka tergantikan oleh selebriti baru di ranah daring, selebriti Twitter. Para pengguna Twitter dengan follower tinggi yang punya karakteristik khusus berpotensi menjadi influencer baru di ranah daring. Brand akan melirik selebriti Twitter ini untuk menyuarakan pesan mereka secara implisit.

Gamification

Tanpa sadar atau tidak, kita hidup dalam dunia game. Mengumpulkan point setiap kali transaksi kartu kredit, mendapatkan bonus voucher belanja sebagai hadiah, bangga kalau bisa punya kartu kredit kelas emas, dll. Kampanye brand di ranah daring sampai saat ini sudah banyak yang memanfaatkan point sebagai model kompetisi antar anggota. Hanya saja ada yang suka tertinggal dari ini adalah, point yang ada hanya dikumpulkan. Pengguna tidak didorong untuk menghabiskannya. Lebih lengkap tentang gamification bisa dibaca di tautan ini. Model-model permainan yang biasa kita temui di FarmVille atau CityVille akan semakin banyak diadaptasi untuk kampanye brand 2011.

Itu sekilas acak saja apa yang kemungkinan besar akan terjadi di tahun 2011. Bisa benar, bisa salah, hihi tapi kalau prediksi tahun 2010 dulu saja hampir semuanya benar, bukan nggak mungkin prediksi kali ini juga banyak yang benar loh.

Foto modifikasi dari: Mararie

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

12 komentar »

  • Tweets that mention berbagi posting baru, mencoba memprediksi ranah daring Indonesia 2011 (sekaligus slide presentasi FreSh kemarin) -- Topsy.com :

    […] This post was mentioned on Twitter by bukik, Imam Muttaqin and others. Imam Muttaqin said: RT @pitra: berbagi posting baru, mencoba memprediksi ranah daring Indonesia 2011 (sekaligus slide present FreSh kmrn) http://bit.ly/dOTnU5 […]

  • Kurnia Septa :

    dengan mengethui prediksi tahun depan, bisa jadi kita akan bisa memakan pasar yg berpeluang.
    thanks sharingnya. mobile internet akan berkembang pesattt =/

  • b43r :

    iya mas pit.. saya juga setuju sama prediksi ini.. karena memang influencer yg berfollower banyak sangat di incar untuk memasarkan sebuar produk 😀

    My recent post Bukit Jalil dan Laser hijau

  • Kampung Perawan :

    Dari tahun ketahun pengguna internet di indonesia semakin meningkat dan mulai dilirik pengusaha online dunia.

  • job :

    Apakah blackberry akan masih pospuler di tahun 2011?

  • kurniasepta :

    info menarik, penasaran apakah benar prediksinya 🙂

  • rubiyanto19 :

    prediksi itu perlu, untuk membaca kesempatan yang ada besok ….
    rubiyanto19 baru saja menulis..Mengenang Nike Ardila 27 Desember 1975 – Hari Lahirnya Nike Ardila

  • andinoeg :

    Media social tetap jadi alternatif promosi murah bagi tiap produk

  • Yodhia @ Blog Strategi + Manajemen :

    Bagus sekali presentasinya….

  • devieriana :

    Info yang menarik nih, Pit. Socmed akan tetap hidup dan masih bisa jadi andalan ya.. 🙂

    Btw, saya udah lama ndak mainan foursquare, mmh..bosen.. –> padahal nggak ada yang nanya ya? *ngikik*

  • Bukik :

    Isu “Location based campaign” dan “Do you still care about privacy?”
    ehm dunia semakin mengerikan bagi yang tidak transparan
    misal: tukang selingkuh
    eh
    Bukik baru saja menulis..Human Capital 30

  • Luann Potts :

    prediksi itu perlu, untuk membaca kesempatan yang ada besok ….

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge