Home » Online Living

“linimas(s)a” – Cerita tentang Social Media Lokal

19 May 2011 5,257 views 6 komentar

Dulu sempat melewatkan saat tim Internet Sehat menayangkan film dokumenter ini pertama kalinya di Jakarta. Film “linimas(s)a” menyajikan betapa pesatnya perkembangan social media di Indonesia, dan menyajikan beberapa contoh bagaimana masyarakat biasa memanfaatkan potensi besar social media ini untuk melakukan perubahan sosial yang nyata.

Ternyata banyak kisah social media di Indonesia yang menyentuh hati. Film dokumenter ini bercerita tentang aksi dukungan Facebook terhadap Prita Mulyasari. Lalu ada gerakan 1 juta pendukung Bibit – Chandra. Ada pula aksi kemanusiaan saat bencana meletusnya Merapi, yang secara spontan terkoordinasi melalui Twitter, hingga kisah seorang tukang becak yang aktif di Facebook demi menjalin relasi dengan turis-turis langganannya.

Benang merah yang bisa disimpulkan dari film dokumenter “linimas(s)a” ini adalah: kalau kita, sebagai orang biasa, sebetulnya bisa menjadi katalis perubahan sosial, dengan memanfaatkan potensi pengguna social media yang sangat besar di Indonesia. Tindakan yang paling sederhana, misalnya, sebagai orang yang ikut membantu penyebaran informasi penting di Twitter dan Facebook, sebetulnya sudah ikut membantu mewujudkan proses perubahan.

Pesan penting lain, yang memang selalu menjadi pesan utama Internet Sehat, bahwa daripada repot-repot membendung konten negatif (yang pastinya tidak akan pernah habis), lebih baik fokus membangun konten positif sebanyak mungkin. Ajak setiap elemen untuk berkontribusi, berbagi konten di ranah daring Indonesia. Niscaya saat seseorang mencari konten indonesia di Google, yang ditemukan hanyalah hal-hal yang bermanfaat.

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

6 komentar »

  • sibair :

    Kemasan cerita social media movement yang bagus.. ketika pemerintah di nilai lama dalam memberikan bantuan ketika bencana merapi.. social media jadi jembatan netizen untuk saling membantu dalam memberikan bantuan.. keren memang film ini… 😀

  • kurniasepta :

    setiap orang bisa menjadi agen perubahan, dan medianya itu ada yaitu sosial media.. 🙂
    kurniasepta baru saja menulis..Berkomentar di Sosial Media

  • bukik :

    filmnya simpel tetapi ngena banget. Informatif
    semoga media sosial semakin maksimal digunakan oleh masyarakat kita
    bukik baru saja menulis..Tweetmu Harimaumu

  • didut :

    soal membangun konten positif itu benar, emang picek mata pemerintah kita yg isinya mung nge block sana sini #phewww

  • Rusa :

    belum sempat ngabisin nonton film ini, padahal CDnya ada di rak kamar 😀

  • recca :

    tepat sekali, saat ini iklan2 Internet, link2 di Indoensia kebanyakan berisi informasi yang sifatnya negatif dan itu biasa di cari oleh orang yang setelah melakukan tugas di Internet,dan menghabiskan waktu di Internet, memang dibutuhkan usaha keras untuk memberikan sumbangsih informasi positif untuk mempersempit ruang gerak informasi negatif..

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge