Home » Online Communities

Sedikit Cerita Tentang Komunitas

30 May 2011 5,905 views 8 komentar

Seorang Howard Rheingold pernah menuliskan dalam bukunya Virtual Communities (1993)  tentang keberadaan orang-orang yang terhubung melalui jaringan maya. Definisinya saat itu adalah “when people carry on public discussions long enough, with sufficient human feeling, to form webs of personal relationships,” yang konteksnya sebenarnya masih relevan hingga saat ini.

Komunitas di ranah daring terwujud dari orang-orang yang terkumpul karena punya kedekatan emosional (meskipun belum tentu pernah bertemu wajah). Biasanya kedekatan itu akan semakin terlihat saat kegiatan kumpul-kumpul kopdar dilakukan. Sebelumnya kita hanya mengenal nickname dan avatar. Saat bertemu, wajah yang sebelumnya cuma diimajinasikan pun terlihat nyata. Pastinya, tatap mata akan membuat orang-orang yang tergabung dalam komunitas akan semakin dekat.

Di Indonesia, komunitas virtual bisa ditemukan di banyak tempat. Di dalam mailing list, forum, Kaskus, Facebook, Twitter, Koprol, blogger, dll. Bahkan untuk situs sebesar Kaskus, Facebook, Twitter, atau Koprol, terbentuk pula banyak sub komunitas di dalamnya. Di Twitter misalnya, para penggemar @fiksimini sering berkumpul. Ada pula komunitas pecinta budaya seperti @kopdarbudaya yang sebulan sekali sering ngobrol ngalur ngidul hingga malam. Di Facebook, komunitas terbentuk dari banyak Facebook Page dan Facebook Groups. Di Kaskus bahkan ada sub komunitas Kaskus regional yang kerap kali berkumpul dan beraktivitas offline bersama.

Umumnya komunitas virtual ini bebas dimasuki siapa saja. Hanya saja, seperti biasanya, saat ada orang baru hendak ikut serta, nggak lalu membuatnya berani langsung aktif. Umumnya siklus bergabungnya seseorang dalam komunitas adalah sebagai berikut:

  1. Lurker
    Saat orang belum bergabung. Masih mengintip-intip para komunitas ini biasanya mengerjakan apa ya?
  2. Novice
    Saat pertama kali bergabung. Mungkin suaranya belum banyak terdengar, tapi setidaknya beberapa anggota komunitas sudah mengenalnya.
  3. Regular
    Sudah menjadi anggota biasa. Aktif, cukup dipercaya, dan sering berbagi, sehingga anggota lain pun senang dengan keberadaannya.
  4. Leader
    Saat ia menjadi panutan para anggota komunitas lainnya. Ia sangat dipercaya, jujur, otentik, aktif berinteraksi, selalu konsisten dalam setiap tindakan. Untuk mencapai tahap ini jelas butuh waktu lama, karena tidak mungkin mendapatkan kepercayaan secara instan dari para anggota lainnya.
  5. Elder
    Saat seseorang mulai jenuh dengan komunitas yang sudah digelutinya. Bisa jadi ia mulai punya perubahan pandangan. Bisa jadi anggota komunitas sudah sangat besar dan ia mulai tidak merasa nyaman dan aman di dalamnya.

Bergabung di sebuah komunitas itu menyenangkan. Bisa jadi akan punya teman baru, relasi bisnis baru, kesempatan baru. Yang perlu diingat adalah, di komunitas manapun kita bergabung, bersikaplah yang jujur dan otentik, agar orang pun percaya dengan kita dan mau menerima kita bergabung dalam komunitasnya.

Tulisan ini juga merupakan rangkuman berbagi cerita di hari Jumat, 27 Mei 2011 kemarin saat ulang tahun pertama FreSh Surabaya.

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

8 komentar »

  • sibair :

    wuhihihi manteb..jadi yang kemarin dateng telat tetep bisa tau presentasi mas pitra ya..

  • kurniasepta :

    “Yang perlu diingat adalah, di komunitas manapun kita bergabung, bersikaplah yang jujur dan otentik, agar orang pun percaya dengan kita dan mau menerima kita bergabung dalam komunitasnya.”

    Petuah yg harus diingat 🙂
    kurniasepta baru saja menulis..Belajar Ngeblog di BLOG 1000 Follower 2000 Like

  • Arman :

    wah… ini baru sebagian kecil kan? maren pas dateng lebih banyak lagi materinya.. ^^ *baca catatan*

  • twofic :

    oo begitu ya ada tingkatannya, sekarang aku paham, terimakasih Pitra

  • bukik :

    Ngeliat life cycle komunitas…..Asyik juga nih teori…..ngerasain hampir semua level
    Pada level elder, jadi inget omongan seorang kawan yang bilang dirinya itu “mantan blogger”

  • hajarabis :

    nice..
    sepertinya saya sudah berada pada fase elder -.-‘ hahaha..trus abis itu kemana ya saya??
    sempatkan juga mengunjungi website kami di http://www.hajarabis.com
    dan ikuti undian bagi-bagi duit ratusan ribu rupiah
    sukses selalu!!

  • rental mobil elf :

    Makasih informasinya, salam kenal.

  • Mengupas Komunitas di Spesial Ulang Tahun FreSh Surabaya « FreshSurabaya.com :

    […] giliran Pitra Satvika yang presentasi tentang komunitas. Presentasi Pitra direkap dalam blognya di http://media-ide.com. Berikut […]

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge