Home » Experiential

IDBYTE – Workshop Hari Pertama

11 July 2011 4,891 views 2 komentar

Selama hari Senin hingga Kamis (11-14 Juli 2011) ini berlangsung perhelatan IDBYTE di Pacific Place, Jakarta. Selama 3 hari pertama ini berlangsung workshop gratis namun terbatas bagi umum, dengan tema berbeda-beda. Hari pertama workshop bertajuk “The Future of Application World” khusus ditujukan untuk para developer. Acara dimulai sekitar jam 10 di salah satu teater Blitz Megaplex dengan sambutan dari juragan IDBYTE, ibu Shinta Dhanuwardoyo dan Menkominfo Tifatul Sembiring.

Salah satu tujuan penting dari IDBYTE ini adalah agar Indonesia tidak sekedar menjadi konsumen dunia digital dengan menjadi salah satu pengguna Facebook dan Twitter terbesar, namun juga bisa menjadi produsen konten dan aplikasi digital yang terbesar pula. Potensinya ada, tinggal bagaimana mengeksplorasinya lebih jauh, sehingga konten Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Tifatul Sembiring pun meyakini kalau kondisi Indonesia itu aman untuk pengembangan industri kreatif, terutama teknologi informasi.

Setelah pembukaan, acara pun dipisah menjadi dua sesi workshop. Salah satu sesi workshop membahas tentang fitur-fitur OS Android Honeycomb yang dibawakan oleh Mr Rajdeep Dua, sementara sesi satunya membahas tentang Intel yang menjadi processor untuk hampir semua platform dan device, dari netbook, tablet, smartphone, smart TV, dan yang tertanam di device khusus.

Intel mengenalkan bisnis model Intel AppUp Developer Program, dimana developer bisa menjual aplikasinya ke end user. Hasil penjualannya dibagi dengan 70% untuk developer dan 30% untuk Intel. Konsepnya mirip dengan Apple AppStore atau Google Android Market, hanya bedanya ini ditujukan untuk beragam platform dan device berbeda yang didukung oleh Intel. Beragam tutorial bisa dicek di tautan ini atau bisa follow @develop4appup.

Intel mengundang para developer Indonesia dan memberikan insentif sebesar USD 500 untuk masing-masing 10 developer yang pertama kali mengirimkan aplikasinya. Untuk tiga tertingginya akan menerima insentif USD 800. Bagi para developer yang tertarik, silakan submit ke situsnya. Setelah melewati proses validasi yang dilakukan Intel, aplikasi akan langsung ditayangkan di AppUp.


Di sesi Intel selanjutnya, presentasi dilanjutkan oleh Anton dari Touchten, developer iOS yang membuat game Sushi Chain. Tim Touchten sudah mengembangkan beberapa aplikasi game untuk AppStore dan kini mengandalkan revenue yang lumayan tinggi dari sana. Mereka menjalin kerja sama dengan beberapa blogger pengulas game, sehingga secara tidak langsung membantu promosi game mereka. Ada salah satu game baru karya merekea, Hachiko untuk iPad yang diunduh sebanyak 30.000 kali. Game yang terkonversi dari versi light ke paid sekitar 0.084%. Yang mengunduh dari pasar Indonesia sebanyak 300-an kali, meski yang akhirnya membeli hanya sebanyak 2-3 orang.

Setelah makan siang, sesi Intel diisi oleh Fathihadi dari Adobe User Group Indonesia (AUGI) yang bercerita tentang Open Screen Project. Intinya, Adobe berupaya menjadi sebuah platform aplikasi masa depan, dengan semakin banyaknya Flash digunakan di banyak device. Saat ini plugin Flash sudah dipasang di lebih dari 98% peramban. Prinsip dari Open Screen Project adalah develop satu kali, tapi bisa dipakai di banyak platform sekaligus.

Acara workshop IDBYTE hari ini diakhiri dengan sesi hands on di @America. Mr Rajdeep Dua berbagi informasi tentang pengembangan aplikasi yang menggunakan Google AppEngine.

Selain acara workshop, para pengunjung juga bisa menikmati sajian pameran dari beragam produk informasi di lantai dasar Pacific Place. Acara IDBYTE masih akan berlangsung hingga Kamis, dengan penganugerahan Bubu Awards sebagai puncak kegiatan acaranya. Bagi yang tertarik untuk sesi workshop hari Selasa dan Rabu besok, silakan daftar di tautan ini dan bagi yang tertarik untuk mengikuti conference, silakan daftar di tautan ini.

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

2 komentar »

  • hajarabis :

    nice..
    so canggih! *canggih mean = rumit 😀
    sempatkan juga mengunjungi website kami di http://www.hajarabis.com
    sukses selalu!!

  • agussupri :

    SANGAT SETUJU DENGAN tujuan penting dari IDBYTE ini adalah agar Indonesia tidak sekedar menjadi konsumen dunia digital dengan menjadi salah satu pengguna Facebook dan Twitter terbesar, namun juga bisa menjadi produsen konten dan aplikasi digital yang terbesar pula. SEMOGA BISA TEREALISASIKAN

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge