Home » Online Living

Adiksi Twitter

20 August 2011 4,120 views 10 komentar

Usia Twitter di Indonesia sudah cukup lama. Sudah banyak kreativitas bermunculan di ranah Twitter. Banyak contohnya bisa dilihat di artikel-artikel terdahulu. Banyak orang yang tak bisa melepaskan diri dari Twitter. Rasanya seperti ada yang kurang kalau tidak menulis tweet dalam sehari. Rasanya ada yang hilang kalau sehari saja tidak berinteraksi dengan sesama pengguna Twitter lainnya. Untuk yang terbiasa menggunakan mobile untuk Twitter, pasti akan merasa janggal jika jari-jari tak bergerak menyusuri linimasa di ponsel kita.

Setiap kali ada mainan baru, seperti Quora, Google Plus, atau Heello, banyak orang memang bertandang ke situs-situs tersebut. Coba-coba, lalu beberapa hari kemudian ditinggalkan, dan penggunanya kembali menggunakan Twitter. Bukan karena situs-situs tersebut tidak bagus, tapi kecenderungan kita lebih suka bersosialisasi di lingkungan yang kita sudah familiar. Kalau teman-teman yang biasa kita temui masih bertahan di Twitter, maka tak lama kita pun akan kembali ke Twitter. Untuk apa pindah bermain di situs baru, kalau teman-teman kita tidak ada di sana? Memang sih ada yang sengaja bermain di situs lain dengan harapan bisa berkenalan dengan orang-orang baru, meski bisa jadi yang berperilaku seperti ini tidak banyak.

Lalu apa sih yang membuat Twitter menjadi adiksi bagi penggunanya? Apa sih yang mereka cari di Twitter?

1. Follower

Semakin lama berada di Twitter, kepedulian terhadap jumlah follower pun semakin tinggi. Memang sih nggak semua orang seperti ini, tapi ada yang menganggap jumlah follower sebagai suatu tanda tingkat popularitas di Twitter. Ada benarnya juga sih, asalkan benar yang menjadi follower adalah manusia ya, bukan bot. Semakin tinggi follower semakin besar pula peluang yang didapatkan, yang terkait dengan alasan-alasan di bawah ini.

2. Pertemanan

Ada yang bilang, bergabung di Twitter untuk mencari teman lama dan baru (meski rasanya kalau mencari teman lama kok lebih cocok kalau carinya di Facebook ya?). Namun jelas, semakin aktif dan berperilaku wajar di Twitter (apalagi kalau jago guyon), kita akan mendapat semakin banyak teman baru di Twitter. Pertemanan di ranah virtual ini umumnya akan berlanjut ke kopdar, yang membuat tingkat pertemanan terlihat semakin nyata.

 3. Jodoh

Ada juga yang bilang di Twitter itu bisa dipakai untuk mencari pasangan atau jodoh. Memang sih sudah semakin banyak muncul pasangan baru karena berawal dari kenalan di social media. Seorang teman lama pun menemukan pasangan hidupnya di Facebook. Hmm, adakah contoh teman Anda yang menemukan tambatan hatinya melalui Twitter?

4. Informasi 

Twitter memang sudah menjadi alternatif sumber informasi banyak orang. Membaca artikel di sebuah portal berita pun biasanya karena mendapat rujukan tautannya di Twitter. Isu hangat pun selalu menjadi perbincangan di Twitter, dari beragam sudut pandang. Orang dengan mudah menyebarkan berita dan menjadi berita. Tinggal kelihaian kita yang harus bisa memilah informasi apa yang benar atau hanya hoax.

5. Gratisan

Belakangan ini memang semakin banyak brand yang memanfaatkan Twitter untuk membangun engagement dengan konsumennya. Cara yang paling sering dilakukan adalah dengan kuis berhadiah. Setiap hari bisa ditemukan kontes, dari hadiah voucher telepon hingga perangkat ponsel. Nggak heran semakin banyak orang yang bergabung di Twitter karena motivasi memburu hadiah. Kalau dulu pemburuan hadiah ini dilakukan melalui radio, kini Twitter-lah yang menjadi tempatnya.

 6. Tempat curhat

Umumnya setiap manusia butuh mencurahkan isi hatinya. Sepertinya segala sesuatunya lebih mudah ditumpahkan ke tulisan daripada dipendam sendiri. Ada yang menggunakan Twitter untuk curhat (secara simbolis atau blak-blakan). Umumnya mereka yang menggunakan Twitter untuk curhat memproteksi akunnya, karena khawatir isinya terbaca oleh orang yang menjadi topik curhat.

 7. Peluang bisnis

Meski (kayaknya) jarang ada yang menemukan keberhasilan di sini, namun nggak jarang ada yang memanfaatkan Twitter untuk berbagi informasi seputar lowongan pekerjaan. Ada pula yang mencari peluang kerja di Twitter. Kesempatan memang bisa datang dari mana saja.

8. Membangun pencitraan

Ada pula yang mencoba membangun pencitraan diri dengan berbagi cerita tentang pengalaman profesionalnya. Ia membangun persepsi akan dirinya melalui rangkaian tweet. Ada yang lihai bermain kata-kata, ada yang selalu melihat dirinya galau, ada yang berbagi tips keuangan dan karir, ada yang membangun citra kalau dirinya adalah pengamat politik sejati, dll. Benak kita lalu akan mudah mengasosiasikan suatu karakter dengan suatu akun di Twitter.

Ada lagi yang mau ditambahkan?

Artikel ini ditulis oleh: Pitra Satvika (@pitra)
Sehari-hari bisa ditemui di Stratego, sebuah digital agency yang membangun pengalaman digital untuk brand di ranah online dan event. Pecinta social media, fotografi, dan menulis. Penulis blog ini sejak Juli 2005.

10 komentar »

  • bukik :

    Seorang teman berkorespondensi dengan profesor di eropa via twitter. Akhirnya dapat banyak jurnal yang dibutuhkan untuk tesisnya
    bukik baru saja menulis..Kado Merdeka Kami Untuk Negeri | #17an

  • hahn :

    satu lagi: tempat bergalau 😀

  • mawi wijna :

    Alhamdulillah, saya belum terjangkit adiksi twitter, mungkin karena twitter tak bisa diakses dari HP saya, hehehe :p
    mawi wijna baru saja menulis..Motret Upacara Bendera Tengah Malam

  • hajarabis :

    twitter adalah salah satu situs jejaring sosial yg cukup populer di kalangannya….menduduki peringkat 9 di dunia…
    salam kenal kang,

    http://www.hajarabis.com

  • Kurnia Septa :

    Maaf.. Ttg teman lama dan baru. Kalau pun mencoba media sosial lain, misal google+, teman yg muncul ya itu2 saja. Dimanapun jg ketemu dia.

    Untuk menemukan jodoh, temanya twitter tp contohnya ko facebook.
    😉 galau

  • seno :

    poin 3 penting banget tuh.Hehe..

  • muh.idris :

    menambah pengetahuan kita

  • Rusa :

    kalo aku sih mencari Pitra di mana aja, soalnya Pitra kan anak cerdas 😀
    Rusa baru saja menulis..Kenalan dengan Sanif Olek, Penerima Anugerah Teladan Bawean Singapura

  • belanja busana online mulai Rp10.000,00 :

    siip, kami mau coba juga merambah twitter,, rekan pebisnis lain memang sdh banyak yg menggunakan media twitter & memang terlihat efektif dalam perkembangannya bisnis mereka. Bismillah, semoga kami juga bisa melakukannya.
    belanja busana online mulai Rp10.000,00 baru saja menulis..Jilbab Instan Anak – Bunga – Rp23,000

  • Propolis Diamond :

    Betul kang Twitter memang sudah menjadi alternatif sumber informasi banyak orang, Alhamdulillah…
    Propolis Diamond baru saja menulis..Manfaat Madu Buat Kecantikan

Tinggalkan komentar Anda!

CommentLuv badge