Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Kategori Online Branding

Online Branding »

[2 Oct 2010 | 21 komentar | 8,281 views]
Pilih Pemengaruh atau yang Populer?

Sudah lebih dari setahun ini kita suka melihat beberapa pengguna Twitter yang membantu mengenalkan program suatu brand. Sesekali di antara tweet-nya, suka ditemukan ajakan yang kalau ditelusuri, akan mengarah pada promosi suatu brand. Umumnya (meski tidak selalu) mereka juga adalah blogger, dengan tulisan bernada serupa bisa ditemukan pula di blognya.

Online Branding »

[28 Sep 2010 | 17 komentar | 9,065 views]
Punya Akun <em>Social Media Brand</em> Kok Hanya Satu Arah?

Membuat identitas diri di ranah daring itu mudah. Yang susah adalah menjadikannya hidup dan berinteraksi dengan lainnya. Banyak brand yang sudah punya akun social media di Facebook dan Twitter, tapi pengurus akunnya ternyata masih hidup di dunia nyata. Entah ini salah si pemilik brand atau admin akunnya, akun social media lebih banyak digunakan untuk egoistis kepentingan diri si brand sendiri. Akun ini mengabaikan pertanyaan, komentar, keluhan, kritikan dari warga lainnya di social media.

Online Branding »

[29 Aug 2010 | 16 komentar | 9,542 views]
Iklan Rokok di <em>Social Media</em>

Pengguna social media di Indonesia memang luar biasa banyaknya. Lebih dari 20 juta pengguna Facebook dan lebih dari 5 juta pengguna Twitter. Belum lagi dihitung mereka yang aktif di forum lokal seperti Kaskus. Wajar kalau populasi yang luar biasa ini dilirik oleh para pengiklan. Nggak heran banyak brand yang lalu mencemplungkan dirinya ke dunia social media. Karena memang pasarnya terlihat menggiurkan.

Online Branding »

[3 Aug 2010 | 21 komentar | 7,831 views]
Narsis Biar Eksis

Siapa yang menyangka Sinta dan Jojo, dua orang mahasiswi yang awalnya biasa saja, kini mendadak menjadi selebriti dan diperbincangkan dimana-mana? Hanya demi ekspresi diri semata, video lipsynch mereka menjadi tontonan masyarakat dunia? Sesuatu yang tidak direncanakan ternyata berdampak nyata bagi mereka berdua. Terlepas dari argumentasi apakah keduanya bisa dibilang kreatif atau tidak, tindakan mereka membuktikan, kalau setiap orang kini berpeluang menjadi seseorang yang eksis, dengan hanya bermodalkan konsistensi di ranah social media.

Online Branding »

[24 Jun 2010 | 11 komentar | 10,969 views]
Mengawinkan <em>Microsite</em> dan <em>Social Media</em>

Seperti pernah dibahas di tulisan lama dulu (cari sendiri tautannya ya), brand selalu memanfaatkan kanal baru dalam bentuk apapun untuk kepentingan promosinya. Melalui kanal digital, brand membangun eksistensi program kampanyenya di banner, mobile, situsnya sendiri, hingga menjarah ke social media populer seperti Facebook, Twitter, Kaskus, atau Koprol. Kalau 2 tahun lalu, masa Friendster masih populer, brand cuma sekedar nampang bikin profil di sana. Aktivitas brand berpusat di situsnya sendiri.

Online Branding »

[14 Jun 2010 | 17 komentar | 7,891 views]
Lapang Dada dan Memohon Maaf

Sore tadi di Twitter sempat terjadi keramaian karena aktivitas daring brand Nissin Wafers di Facebook. Kalau asal-muasal ceritanya bisa disimak di blog Maverick (hihi, bisa ketahuan tuh siapa penyebar awalnya :D). Tulisan ini bukan untuk membahas kesalahan brand tersebut, terlepas dari pilihan alasannya untuk meminta maaf. Tulisan ini lebih untuk menjadi pengingat kepada brand dan agency yang mewakilinya, kalau pengguna media sosial di negeri ini bisa sangat pedas dalam mengkritik bila menemukan seseorang yang dianggap berbuat salah.

Online Branding »

[16 May 2010 | 28 komentar | 7,494 views]
Seperti Apa Sih Karakter Anda di Dunia Maya?

Anda pasti punya akun Facebook. Kemungkinan besar kalau Anda membaca blog ini, Anda juga punya akun Twitter. Beberapa dari Anda punya blog atau situs sendiri. Kalau Anda tidak punya blog, setidaknya Anda pasti aktif di forum Kaskus. Saat Anda aktif di setiap social media tersebut, tanpa sadar Anda memindahkan sebagian jati diri Anda ke ranah daring.

Online Branding »

[12 May 2010 | 10 komentar | 15,635 views]
Kreativitas Kampanye di Twitter

Beberapa tulisan sebelumnya, suka dibahas kalau kampanye brand lokal di Twitter polanya selalu begitu-begitu saja. Dari membuat kuis tweet berhadiah dengan menempelkan hashtag di akhir tweet, hingga kontes banyak-banyakan RT (aduh yang ini, malas banget), apalagi kalau sampai mengganggu. Meski sebenarnya ada pula yang menarik seperti yang dilakukan @soyjoyID. Suatu prestasi tersendiri bagi @soyjoyID bisa membangun hype di Twitter selama hampir 3 bulan, dengan cara yang variatif dan tidak membosankan.