Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Kategori Online Communities

Online Communities »

[20 Sep 2007 | 7 komentar | 10,972 views]
Aplikasi Web 2.0 yang Bikin Geleng-geleng Kepala

Tentu banyak yang sudah familiar dengan istilah Web 2.0, jadi nggak akan dibahas lagi di sini. Intinya adalah, sebuah website yang menyediakan sarana untuk orang berhubungan, berkolaborasi, hingga saling berbagi. Yang kini sudah familiar adalah jaringan sosial, seperti Friendster, MySpace, atau Facebook (yang makin populer). Atau versi Indonesia-nya, Fupei dan Aku Cinta Sekolah. Bahkan ada website yang namanya Ning yang memfasilitasi Anda untuk membuat jaringan sosial sendiri. Jadi, seperti Friendster dalam Friendster.

Online Communities »

[5 May 2007 | 27 komentar | 8,661 views]
Fupei dan Aku Cinta Sekolah

Membangun komunitas online berbasis social network itu sulit. Bahkan, mungkin lebih sulit daripada membangun sebuah forum. Selain aplikasinya lebih kompleks, pengelola komunitas harus bisa memberikan lebih dari sekedar posting tulisan. Pengelola komunitas juga harus bisa menjamin kerahasiaan data anggotanya, mengingat dalam social network, anggota lebih terbuka dalam menuliskan data pribadinya.

Online Communities »

[2 May 2007 | 3 komentar | 6,188 views]
Komunitas Sebuah <em>Brand</em> di Dunia <em>Online</em>

Tulisan ini sebenarnya dimulai dari diskusi dengan Iim Fahima via YM, yang berlanjut dengan tulisannya tentang web community. Memang kenyataannya, beberapa brand besar di Indonesia mulai mencoba meraih segmen pengguna internet, yang kebanyakan berusia 18-35 tahun. Kebanyakan memang dari produk consumer good dan otomotif.

Online Communities »

[26 Apr 2007 | Tidak ada komentar | 6,427 views]
Kumpul-kumpul <em>Game Developer</em> (2)

Melanjutkan tulisan sebelumnya…
Acara kumpul-kumpul ini kemudian dilanjutkan dengan presentasi Eric dari Max Studio. Ia berbagi ilmu tentang XNA Platform yang dikembangkan oleh Microsoft, dan bisa dipakai untuk pengembangan aplikasi game untuk Windows dan X-Box. Penjelasannya memang agak teknis, dan memang ditargetkan untuk para pengembang. Kalau ada yang mau mencoba platform ini, silakan unduh di website-nya.

Online Communities »

[26 Apr 2007 | 5 komentar | 5,443 views]
Kumpul-kumpul <em>Game Developer</em> (1)

Hari minggu tanggal 22 April kemarin (maaf, tulisannya telat) AdIns berinisiatif untuk menyelenggarakan kumpul-kumpul para pengembang game di Indonesia. Nggak menyangka juga, ternyata yang datang luar biasa banyaknya, sampai banyak yang berdiri atau jongkok di belakang. Yang datang memang nggak seluruhnya dari para pengembang. Dari media ternyata juga banyak yang tertarik untuk hadir. Bagus deh, biar gaungnya semakin besar.

Online Communities »

[19 Apr 2007 | 9 komentar | 22,363 views]
Forum – Media Komunitas <em>Online</em>

Semalam saat ber-google ria, sempat kaget juga melihat banyaknya forum komunitas online di Indonesia. Padahal pas era tahun 2000-an, kalau untuk forum, tahunya cuma forum Kafegaul, Freakschool, Kaskus, dan Hotgame. Sekarang, hampir semua website media membuat forumnya sendiri-sendiri, dengan topiknya yang fokus sesuai tema media. Website brand pun juga ikut-ikutan membuat forumnya sendiri. Bahkan, kini forum swadaya (artinya yang dibuat oleh suatu komunitas sendiri, dengan biaya sendiri) pun semakin banyak, dengan topik yang sangat beragam.

Online Communities »

[24 Feb 2007 | 20 komentar | 7,937 views]
Cari Muka

Ini ada website Indonesia yang mencoba mengadaptasi konsep Web 2.0. Namanya Cari Muka. Konsep aplikasinya sederhana. Anda cukup mengunggah foto favorit, dan biarkan nanti pengunjung lain menebak-nebak apakah wajah Anda itu seorang yang cakep, pintar, lucu, cerewet, dll. Di sini, peribahasa don’t judge book by its cover tidak berlaku. Cukup tebak saja, dari penampilan wajah yang ada, kira-kira menurut Anda orangnya seperti apa.

Online Communities »

[22 Feb 2007 | 15 komentar | 4,200 views]
Agloco, Komunitas Berbasis MLM

Di negeri Paman Sam sana, ada website Agloco yang mencoba memadukan konsep website komunitas ala Friendster atau MySpace dengan program MLM. Konsepnya, website Agloco ini bukan milik pribadi atau kelompok, melainkan milik bersama seluruh anggotanya. Perhitungan saham setiap anggotanya dihitung berdasarkan jumlah page view yang dihasilkan oleh anggota. Setiap anggota bisa melakukan proses member get member (ala MLM). Setiap anggota baru yang terekrut, si perekrut akan mendapatkan persentase page view dari setiap anggota baru ini. Demikian pula seterusnya hingga tingkatan perekrutan berikutnya.