Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Kategori Online Communities

Online Communities »

[8 Jun 2011 | 8 komentar | 5,518 views]
Banyaknya Akun Anonim Twitter

Yang dimaksud dengan akun anonim di sini adalah akun-akun Twitter yang bukan atas nama pribadinya sendiri. Konten tweetnya bisa berupa kompilasi dari pengguna Twitter lain, bisa pula memang dibuat sendiri. Meski anonim, biasanya (dengan sedikit usaha) kita bisa tahu siapa admin di balik akun tersebut.

Online Communities »

[30 May 2011 | 8 komentar | 5,881 views]
Sedikit Cerita Tentang Komunitas

Seorang Howard Rheingold pernah menuliskan dalam bukunya Virtual Communities (1993)  tentang keberadaan orang-orang yang terhubung melalui jaringan maya. Definisinya saat itu adalah “when people carry on public discussions long enough, with sufficient human feeling, to form webs of personal relationships,” yang konteksnya sebenarnya masih relevan hingga saat ini.

Online Communities »

[20 May 2011 | 18 komentar | 6,384 views]
Kekuatan Sebuah Soal Tweet

Untuk menjadi trending topic dunia, Indonesia sudah sering melakukannya. Setiap kali ada kejadian yang membangkitkan nasionalisme, nggak jarang percakapan tweet Indonesia menjadi trending topic dunia. Saat dulu Thomas Cup, lalu AFF Suzuki Cup, hingga peringatan proklamasi, Indonesia menjadi penguasa percakapannya. Kejadian eksternal di luar ranah daring menjadi pemicu ramainya percakapan di Twitter.

Online Communities »

[9 May 2011 | 12 komentar | 4,371 views]
#Startuplokal Kita, Buku Tentang Techpreneur Lokal

Mungkin rekan-rekan sudah mengetahui pergerakan para techpreneur muda? Mereka membangun bisnis di ranah digital, dan tergabung dalam komunitas #startuplokal. Komunitas ini menyelenggarakan kegiatan aktif sebulan sekali, berbagi beragam soft skill sambil berjejaring, dan saling mendukung satu dengan lainnya. Yang menariknya, beberapa minggu lalu telah dirilis buku yang membahas perjalanan 20 #startuplokal Indonesia. Buku ini ditulis oleh masing-masing pemilik situsnya sendiri, dan dikuratori oleh Rhein Mahatma dan Joshua Kevin.

Online Communities »

[4 Apr 2011 | 34 komentar | 9,586 views]
Memutuskan Menjadi Seorang Buzzer

Dulu masa blog masuk masa popularitas, bisa terhitung dengan jari siapa saja yang terlihat sebagai influencer utamanya. Waktu itu brand meminta bantuan para blogger untuk menuliskan artikel dengan memuat informasi brand sebagai bagian dari tulisannya. Sekarang di eranya Twitter merajalela, peran individu yang menjadi influencer/buzzer/rainmaker/catalyst/apapun namanya melebar. Bisa dibilang, banyak kesempatan menjadi seorang buzzer di ranah Twitter.

Online Communities »

[12 Mar 2011 | 15 komentar | 3,871 views]
Kalau <em>Brand</em> Punya Penggemar

Seharusnya brand senang ya kalau ia ternyata punya banyak penggemar. Ada orang memang yang bersifat netral terhadap brand. Ada lagi yang hanya ingat akan brand kalau si brand sedang berbuat salah. Namun yang biasanya langka adalah menemukan orang yang cinta banget dengan si brand. Memang sih untuk brand besar seperti Harley Davidson, Bentley, Coca-Cola, bisa ditemukan banyak penggemar yang loyal. Namun kalau brand telekomunikasi lokal? Hmmm… belum tentu.

Online Communities »

[28 Feb 2011 | 11 komentar | 5,453 views]
Mari Kita Berbagi

Masih teringat bulan Agustus 2008 lalu saat FreSh Jakarta pertama kali diselenggarakan. Lokasinya sempit-sempitan di sebuah rumah makan di jalan Barito. Beberapa orang berniat untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tanpa imbalan komersial. Semua yang datang punya semangat yang sama, yakni untuk berbagi. Kala itu kegiatan berbagi seperti ini bisa dikatakan belum banyak ada. Yang saat itu baru muncul juga adalah Mobile Monday, kegiatan bulanan yang banyak membahas perkembangan dunia mobile. Beberapa komunitas blogger pernah mengadakan kegiatan berbagi serupa, meski tidak banyak yang melakukannya secara rutin.

Online Communities »

[22 Feb 2011 | 18 komentar | 5,312 views]
<em>Follow</em> atau Tidak <em>Follow</em>?

Apa yang membuat Anda memutuskan untuk melakukan follow atau tidak mem-follow seseorang di Twitter? Apakah semua orang yang mem-follow Anda akan langsung Anda follow balik? Apakah Anda hanya mem-follow yang Anda kenal di dunia nyata saja?