Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Kategori Online Communities

Online Communities »

[4 Mar 2009 | 68 komentar | 25,447 views]
Jika Facebook Menjadi Seperti Friendster

Masih ingat Friendster kan? Masih ingat tidak kenapa kalian mulai meninggalkan Friendster dan beralih ke Facebook? Richard baru saja membahas kegundahannya di blognya Friendster mencoba mengejar popularitasnya kembali dengan membuat fitur-fitur yang mirip dengan Facebook, meski tidak lantas membuat para anggota yang meninggalkannya untuk kembali lagi ke Friendster.

Online Communities »

[24 Feb 2009 | 79 komentar | 21,353 views]
Koprol, Layanan <em>Microblog</em> Lokal Baru

Hari Minggu siang kemarin dapat info dari sebaran di Plurk dan Twitter mengenai layanan microblog baru lokal yang dikerjakan oleh timnya Satya dan Fajar ini. Lucunya pula, pada pagi hari Minggu, sebuah acara di Metro TV yang awalnya berniat membahas tentang perkembangan jejaring sosial di Indonesia secara umum, malah men-spin-nya menjadi pengenalan tentang layanan microblog bernama Koprol ini. Hehe, itu artinya selamat. Kalian dapat publikasi gratis. πŸ˜€

Online Communities »

[24 Jan 2009 | 20 komentar | 5,245 views]
Mengenalkan Blog Nggak Melulu Secara <em>Online</em>

Mengenalkan sebuah blog (atau situs apapun) bisa diperluas dengan tidak hanya mengandalkan kanal online. Di Indonesia ini, ajang sosialisasi masih belum terasa sosial kalau nggak ketemu muka. Itulah, makanya setiap kali ada promosi atau kegiatan kampanye suatu brand di online, nggak akan luput dari event besar yang menyertainya. Nah, tapi kan itu brand yang punya duit banyak. Kalau blogger yang duitnya terbatas, ya nggak mungkin lah melakukan hal seperti itu.

Online Branding, Online Communities »

[11 Dec 2008 | 13 komentar | 9,355 views]
Tentang Acara <em>Markplus Conference</em> 09

Beberapa teman blogger dan pemain online memang mendapat undangan dari Markplus untuk hadir di acara Markplus Conference 2009 yang bertemakan New Wave Marketing (NWM) ini. Hermawan Kartajaya, yang menggulirkan istilah NWM ini membaginya lagi menjadi Mobile NW, Experiential NW, dan Social NW. Ada lagi istilah 12C (Communitization, Confirming, Clarifying, Coding, Crowd-Combo (Co-Creation, Currency, Communal Activation, Conversation), Commercialization, Character, Caring, dan Collaboration) yang menjadi turunan dari NWM. Entah kenapa Hermawan dari dulu suka sekali bikin singkatan-singkatan seperti ini ya? Untuk tahu tentang apa itu NWM dan semua jargonnya, mending baca saja semua artikelnya di sini.

Online Communities »

[3 Nov 2008 | 16 komentar | 21,809 views]
Porno Mulai Ditinggalkan, Jejaring Sosial Jadi Pilihan

Ada hal menarik yang diungkapkan GM Bill Tancer dari Hitwise dalam bukunya, “Click: What Millions of People are Doing Online and Why It Matters.” Tancer menganalisa data 10 juta pengguna internet dan melihat pola yang cenderung spesifik dan berulang. Salah satu penemuannya adalah semakin menurunnya ketertarikan pengguna internet akan pornografi selama dekade terakhir. Pencarian pornografi ternyata turun dari 20 persen menjadi 10 persen selama 10 tahun terakhir. Pencarian yang kini lebih dominan sekarang adalah situs-situs jejaring sosial.

Online Communities »

[28 Oct 2008 | 13 komentar | 4,310 views]
Menggalang Suara Komunitas Melalui <em>Microblogging</em>

Sejak beberapa bulan terakhir, semakin banyak pengguna dari Indonesia aktif dalam kegiatan microblogging, media komunikasi berupa tulisan yang hanya dibatasi 140 karakter. Diawali oleh aktifnya penggunaan Twitter sebagai sarana chat dan diskusi. Lalu dikenalkannya Kronologger (layanan lokal), sebuah microblogging dengan tambahan fitur pengiriman pesan melalui SMS. Lalu kini yang mulai ramai adalah Plurk, microblogging dengan komentar yang disajikan secara menarik dalam format garis waktu.

Online Communities »

[16 Sep 2008 | 7 komentar | 6,222 views]
Berkomunikasi dengan <em>Microblogging</em>

Mengenai apa itu microblogging silakan dibaca dahulu di tulisan sebelumnya. Berbagai aplikasi microblogging dari yang terkenal pertama kali, Twitter, hingga yang populer kali ini, Plurk, sampai yang buatan negeri sendiri, Kronologger, semuanya punya format serupa: berupa tulisan singkat selayaknya SMS, dikirim dengan mudah via halaman internetnya atau melalui telepon genggam, dan bisa diberikan komentar yang bisa dibaca semua temannya.

Online Communities »

[10 Aug 2008 | 13 komentar | 11,441 views]
Cerpenista, Membuat Cerpen Ala Web 2.0

Alkisah di ranah maya blog ini terkenal seorang blogger bernama Herman Saksono (nggak usah ditanya kenapa ia dulu menjadi terkenal, takut tersinggung). Hari Sabtu kemarin, ia niscaya akan menjadi semakin terkenal (kini dalam artian positif). Didukung oleh teman-teman komunitas blogger CahAndong Jogja, ia baru saja meluncurkan Cerpenista.com. Sebelumnya Cerpenista hanya bisa dinikmati oleh kalangan terbatas. Namun kini setelah dianggap lebih sempurna, bekerja sama dengan Dagdigdug, Cerpenista.com pun kini bisa dinikmati oleh khalayak umum.