Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Kategori Online Living

Online Living »

[29 Oct 2009 | 17 komentar | 9,701 views]
Nostalgia di Geocities

Situs Geocities sudah ditiadakan pelayanannya sejak Senin kemarin, meski belum semua situs yang dilayaninya terhapus. Haha, situs basi yang dulu pertama kali dibuat tahun 1997 ini sempat di-grab sebelum layanan Geocities itu terhapus. Untuk Anda yang sempat merasakan mendesain situs di era itu, pasti nostalgia bisa melihat desain era Web 0.5 ini (hihi, ini jauh sebelum era booming portal).

Online Living »

[27 Oct 2009 | 31 komentar | 13,119 views]
Hari Narablog Nasional – Tanya Jawab di Twitter

Hari ini Hari Narablog (Blogger) Nasional, sejak dicanangkannya pertama kali oleh Bapak Mohammad Nuh, eks Menkominfo, di Pesta Blogger yang pertama, tahun 2007. Ironisnya, kalau Anda bertanya ke teman-teman blogger di Pesta Blogger ke-3 kemarin, ternyata cukup banyak blogger insyaf (hihi, maksudnya, sudah jarang menulis blog lagi). Mudah-mudahan saja momen hari ini, bisa membangkitkan para blogger pasif untuk mendapatkan semangat menulis blog lagi.

Online Living »

[15 Oct 2009 | 23 komentar | 6,960 views]
Dari Diary ke Dunia Daring

Ini sebenarnya adalah catatan materi presentasi FreSh minggu lalu. Ceritanya kemarin memang tentang bagaimana perempuan menyimpan catatan curhatnya via diary. Setelah sebelumnya sempat tanya ke beberapa perempuan di Plurk dan Twitter, ternyata masih ada dari mereka yang kini masih menulis diary, meski mereka juga memiliki blog.

Online Living »

[14 Aug 2009 | 26 komentar | 15,826 views]
Kemerdekaan, Tahun yang ke-64

Hari ini memang masih tanggal 14 Agustus 2009, namun hari ini adalah hari terakhir sebelum libur panjang hingga hari kemerdekaan Indonesia ke-64 di 3 hari mendatang. Tahun ini bisa dikatakan tahun dimana rasa nasionalisme bangkit kembali, melalui kanal baru, social media. Setiap orang di ranah daring menyampaikan rasa nasionalisme mereka melalui Twitter, Facebook, Plurk hingga blog mereka masing-masing.

Online Living »

[12 Aug 2009 | 47 komentar | 41,765 views]
Marshanda di YouTube?

Keberadaan profil Marshanda di YouTube hdengan puluhan videonya sudah beredar sejak semalam. Pertama kali tahu dari tulisan Choro di Ngerumpi, lalu beredear infonya di Plurk dan Twitter. Apakah ini benar miliknya? Sepertinya benar, kalau dilihat dari percakapan yang dilakukannya melalui akun twitter-nya, @amarshanda. Yang kurang jelas adalah motivasinya mengunggah puluhan video ini.

Online Living »

[11 Aug 2009 | 25 komentar | 9,500 views]
Jangan Sembarangan <em>Update</em> Status di Facebook

Facebook sudah hampir menjadi bagian kita sehari-hari. Kita sering menceritakan apa yang kita lakukan, apa yang kita rasakan, apa yang kita lihat melalui status update. Hanya saja, perlu kita ingat kalau kita tidak bisa sebebas-bebasnya menulis status update tanpa mempertimbangkan konsekuensi yang terjadi. Seperti kita bersosialisasi dengan teman pergaulan, rekan kerja, klien, atau keluarga di dunia nyata, tentunya kita harus menjaga tata krama agar tidak ada perkataan kita yang menyinggung mereka.

Online Branding, Online Communities, Online Living »

[7 Jul 2009 | 7 komentar | 8,186 views]
Ekosistem Saling Menguntungkan di Ranah Daring

Meriahnya social media tak lepas dukungannya dari para pengguna yang semakin aktif memanfaatkannya. Tanpa pengguna yang menyumbang konten, situs social media tak akan ada apa-apanya. Selain sebagai penikmat video-video di YouTube, pengguna ikut pula mengirimkan karyanya, membuat mereka menjadi seorang prosumer. Mereka membaca blog, dan ikut pula menulis di blognya sendiri, terkadang menanggapi tulisan blogger lain, sehingga menciptakan percakapan yang menghidupkan situs-situs seperti Technorati dan Feedburner.

Book, Online Living »

[20 Jun 2009 | 54 komentar | 28,731 views]
E-Narcism, Gaul dan Eksis di Internet

Situs social media yang muncul beberapa tahun lalu kini makin populer. Pengguna Facebook kini telah mencapai lebih dari 3 juta orang. Situs microblog Plurk yang muncul setahun lalu memiliki pengguna terbanyak dari Indonesia. Belakangan ini, situs microblog pendahulunya, Twitter semakin populer dan mengalami pertumbuhan pengguna di Indonesia.