Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Tag “brand”

Online Communities »

[29 Jun 2009 | 17 komentar | 7,270 views]
Menganalisa Pertemanan di Facebook

Berapa banyak teman Anda di Facebook? Cuma 100? Atau bahkan sampai 5.000? Seberapa kenal Anda dengan mereka semua? Pasti ada di antara mereka yang teman main Anda, atau rekan Anda kerja, atau saudara Anda, atau bahkan seseorang yang tidak Anda kenal sama sekali (dasar kebiasaan asal cari teman ya?). Kalau teman Anda sedikit tidak sulit memetakan jaringan pertemanannya, namun jika teman Anda sudah lebih dari 100 saja sudah terasa sulit memetakannya.

Book, Online Branding »

[20 Jun 2009 | 22 komentar | 31,220 views]
F-Marketing, Optimalkan <em>Personal Image & Product Branding</em> Anda

Yakin deh, Anda yang membaca tulisan ini pasti sudah punya profil diri di Facebook. Pertanyaannya, Anda memanfaatkan Facebook untuk apa? Sekedar bersosialisasi dan memperbanyak teman? Pernah terpikirkah Anda kalau Facebook lebih dari sekedar alat untuk berhubungan sosial?

Online Branding »

[22 Mar 2009 | 19 komentar | 10,984 views]
Kasus Coca-Cola di Facebook Public Profile

Istilah Facebook Page kini sudah diganti menjadi Facebook Public Profile, semenjak Facebook Page mengalami perubahan desain dan penambahan status update. Facebook Public Profile dibuat mirip dengan Facebook Profile pada umumnya, hanya bedanya Facebook Public Profile ini khusus diperuntukkan untuk artis, politisi, figur publik, film, dan para pemegang merk. Menurut peraturan Facebook, seorang individu tidak boleh mewakili figur atau merk lainnya saat membuat Facebook Public Profile. Bila itu terjadi, maka Facebook berhak untuk menghapus atau memindahkan kepemilikannya ke pihak pemegang nama merk atau figur. Peraturan ini untuk mencegah terjadinya penjelekan nama merk atau figur oleh orang lain.

Online Living »

[18 Mar 2009 | 17 komentar | 8,166 views]
Menunggu itu Menyebalkan

Semua pasti setuju akan hal ini. Saat Anda mengantri atau terkena kemacetan di jalan, Anda pasti merasa waktu Anda terbuang percuma. Saat komputer Anda sudah penuh dengan banyak aplikasi, Anda pasti akan tidak sabar menunggu proses loading-nya. Nah, demikian pula dengan proses loading sebuah situs. Anda nggak akan sabar disuruh menunggu situs yang harus loading lama tapi hanya berisikan jualan belaka.
Mari kembali ke tahun 1997-1998 dimana koneksi internet masih pelan. Saat itu kalau mau membuka gambar berukuran 100 KB saja, bisa menunggu setengah mati. Karena koneksi yang pelan itulah, situs …

Online Branding »

[27 Feb 2009 | 10 komentar | 7,711 views]
Berbicara Humanis dengan Konsumen

Hampir semua pakar pemasar baik di luar maupun Indonesia bilang kalau pemasaran vertikal sudah tidak cocok lagi di era internet ini. Bukan masanya lagi konsumen dicekokin pesan-pesan dari pemasar (brand). Yang ada, para konsumen mencoba cari tahu sendiri, menanyakan ke teman-temannya, apakah yang dikatakan si pemasar ini benar. Bahkan bisa jadi, pesan yang disampaikan oleh pemasar melalui televisi, radio, majalah, malah tidak sama dengan pesan yang ditangkap oleh konsumen melalui percakapannya dengan teman-temannya. Konsumen bisa jadi menyusun pesannya sendiri, mengungkapkan versinya sendiri tentang brand tersebut.

Online Communities »

[24 Jan 2009 | 20 komentar | 5,514 views]
Mengenalkan Blog Nggak Melulu Secara <em>Online</em>

Mengenalkan sebuah blog (atau situs apapun) bisa diperluas dengan tidak hanya mengandalkan kanal online. Di Indonesia ini, ajang sosialisasi masih belum terasa sosial kalau nggak ketemu muka. Itulah, makanya setiap kali ada promosi atau kegiatan kampanye suatu brand di online, nggak akan luput dari event besar yang menyertainya. Nah, tapi kan itu brand yang punya duit banyak. Kalau blogger yang duitnya terbatas, ya nggak mungkin lah melakukan hal seperti itu.

Online Branding »

[4 Aug 2008 | 9 komentar | 6,640 views]
Kalau Identitas <em>Brand</em> Dipalsukan di Dunia <em>Online</em>

Kalau di Indonesia, banyak brand yang masih ragu untuk berkomunikasi online melalui blog atau jejaring sosial, ternyata yang terjadi pada ExxonMobil di luar sana malah kebablasan. Setelah membaca cerita di blognya Jeremiah Owyang, komunitas Twitter tertipu oleh seseorang bernama “Janet” dengan akun Twitter palsunya yang menggunakan brand Exxon Mobil. Ia mengaku kalau dirinya adalah representatif ExxonMobil di Twitter, padahal apa yang dilakukan “Janet” ini adalah atas nama dirinya sendiri, dan bukan karena permintaan dari ExxonMobil.