Home » Arsip

Arsip Artikel dengan Tag “research”

Online Living »

[22 Nov 2006 | 4 komentar | 4,064 views]
Untuk Apa Nge-<em>Blog</em>?

Setelah membaca buku Blog Marketing karangan Jeremy Wright, rupanya ada beberapa hal menarik untuk disampaikan. Salah satunya adalah cuplikan tulisan dari Paul Chaney, seorang konsultan blog (wah.. rupanya ada ya profesi seperti ini) dari Radiant Marketing Group. Paul mengungkapkan beberapa alasan perlunya blog untuk sebuah bisnis.

Online Branding »

[17 Apr 2006 | 6 komentar | 8,249 views]
Sebenarnya Apa Sih <em>Spam</em> Itu?

Untuk mereka yang aktif berinternet, dan sering menuliskan alamat e-mail-nya dimana-mana, sudah tidak diragukan lagi kalau mereka akan menerima e-mail tidak dikenal berisikan konten yang tidak menarik, yang lebih terkenal dengan sebutan spam. Percaya atau tidak, berdasarkan Return Path kalau 10 dari 12 e-mail yang diterima umumnya adalah spam. Pastilah pernah menerima e-mail yang tidak jelas seperti: viagra, OEM software, pil kesehatan, MLM, dengan segala varian cara penulisannya. Menyebalkan memang.

Online Branding »

[9 Feb 2006 | 2 komentar | 3,764 views]
Beberapa Tips Pengiriman <em>Viral</em>

Hasil penelitian Sharpe Partners menunjukkan kalau 89% pengguna internet di US menyebarkan konten e-mail yang diterimanya ke rekan-rekan dan keluarganya. Hampir 75% menyebarkannya hingga sampai ke 6 orang lainnya. Seperti diduga, konten humorlah yang paling banyak disebar, sejumlah 88%, disusul oleh konten berita sejumlah 56%. Masuknya unsur brand dalam viral ternyata hanya sedikit mengurangi kesempatan pengguna internet itu untuk meneruskannya ke orang lain. Hanya 5% yang menolak meneruskan saat ia melihat unsur brand di dalam konten. Lebih rinci tentang data ini bisa dibaca di artikel ini.

Online Living »

[11 Jan 2006 | 4 komentar | 4,027 views]
Apa yang Membuat Pria dan Wanita Tertarik dengan Internet?

Berdasarkan laporan terakhir dari PEWInternet yang ditulis oleh Deborah Fallows, menunjukkan kalau kebanyakan pria tertarik menggunakan internet untuk mendapatkan berbagai pengalaman (experience) baru dengan teknologi terakhir, sementara wanita lebih tertarik menggunakan internet untuk memperdalam hubungan dengan rekan lainnya.

Online Branding »

[15 Nov 2005 | 7 komentar | 9,204 views]
Media-media Pemasaran <em>Online</em>

Internet di Indonesia sudah hadir lebih dari satu dekade, dan hingga kini beragam jenis konten internet semakin bervariasi. Teknologi juga berkembang, jauh lebih sempurna dan lebih user friendly. Terkait dengan pemasaran, bentuknya pun juga mulai bergeser. Hampir satu dekade lalu, masa ilusi jayanya dot com, semua investor membangun portal, tanpa mengerti manfaat media portal ini bagi konsumen. Namun pada saat itu jugalah mulai dikenal aktivitas pemasaran di dunia maya. Bentuknya masih “tradisional,” berupa banner, yang merupakan adaptasi dari iklan di media cetak.

Online Branding »

[16 Oct 2005 | 112 komentar | 14,951 views]
<em>Game</em> sebagai Media <em>Advertising Online</em>

Belakangan ini, meski perkembangannya belum besar, banyak brand mulai melirik penggunaan game sebagai alat kampanye mereka. Saat ini, brand pun baru memanfaatkan game ini untuk kegiatan below the line mereka. Biasanya, pada setiap event yang erat dengan anak atau remaja, hampir selalu dijumpai game interaktif membawakan brand tertentu (selanjutnya disebut sebagai advergame).

Online Branding »

[10 Oct 2005 | Satu komentar | 3,391 views]
<em>Advertising</em> dalam <em>Game</em>

Sebuah studi dari US, kerja sama antara Nielsen Interactive Entertainment dan Double Fusion, menunjukkan bahwa penggunaan advertising dalam game, ternyata memberikan pengaruh signifikan terhadap brand recall dan keputusan pembelian. Studi ini dilakukan melalui sebuah game berjudul London Taxi, keluaran Metro3D.

Online Branding »

[9 Jul 2005 | Satu komentar | 4,931 views]
<em>Rich Media Format</em>

Rich Media didefinisikan oleh eMarketer.com sebagai media advertising yang memanfaatkan motion (animasi/video), suara dan/atau interaktifitas yang melibatkan audiens. Keterlibatan ini bisa ditujukan untuk memantapkan persepsi brand di benak konsumen.